Background
Di banyak organisasi, karyawan kesulitan untuk mengungkapkan pikiran mereka dengan jelas dan percaya diri. Beberapa ragu untuk berbicara, menghindari percakapan yang sulit, atau menekan pendapat untuk menjaga keharmonisan. Yang lain berkomunikasi terlalu agresif, tanpa sengaja menciptakan ketegangan dan penolakan. Kedua pola tersebut menyebabkan kesalahpahaman, masalah yang tidak terselesaikan, dan melemahnya hubungan profesional.
Seiring waktu, ketidakseimbangan komunikasi ini memengaruhi kolaborasi, pengambilan keputusan, dan akuntabilitas. Pesan-pesan penting menjadi kabur, umpan balik dihindari, dan masalah meningkat karena tidak ditangani sejak dini dan secara konstruktif.