Background
Di banyak organisasi, presentasi bisnis terlalu padat dengan slide, data, dan detail. Pesan menjadi terlalu rumit, wawasan penting terpendam, dan pemangku kepentingan kesulitan mengikuti logika atau memahami keputusan apa yang diharapkan. Bahkan presenter yang sudah dipersiapkan dengan baik pun sering kehilangan perhatian audiens—bukan karena kontennya kurang bernilai, tetapi karena kurang struktur dan kejelasan.
Akibatnya, rapat berlangsung lama, keputusan tertunda, dan penyelarasan menjadi sulit. Presentasi memberikan informasi, tetapi tidak mendorong organisasi maju.