Background
Risiko lingkungan dan sosial—seperti perubahan peraturan, kekhawatiran masyarakat, masalah ketenagakerjaan, atau gangguan rantai pasokan—semakin mampu menghentikan operasional dan merusak reputasi organisasi. Namun, banyak organisasi baru mengidentifikasi risiko ini setelah insiden terjadi, ketika biaya respons sudah tinggi.
Seringkali, kesadaran risiko tetap terkonsentrasi dalam fungsi kepatuhan atau hukum, sementara tim operasional dan manajerial kurang memiliki kepekaan terhadap peringatan dini. Hal ini menciptakan titik buta di mana risiko meningkat tanpa disadari, merusak kesinambungan bisnis dan kepercayaan pemangku kepentingan.