Background
Di banyak organisasi, manajer non-keuangan diharuskan untuk menyetujui anggaran, mengendalikan biaya, dan mengevaluasi kinerja—namun laporan keuangan seringkali terasa jauh, teknis, atau menakutkan. Akibatnya, data keuangan ditinjau secara pasif, keputusan dibuat berdasarkan intuisi, dan akuntabilitas melemah ketika hasil tidak memenuhi harapan.
Kesenjangan ini menciptakan gesekan yang tidak perlu antara tim keuangan dan operasional. Manajer mungkin menyelesaikan aktivitas tepat waktu, tetapi kesulitan menjelaskan hasil dalam istilah keuangan atau mengantisipasi konsekuensi keuangan dari keputusan mereka.