Background
Di banyak organisasi, penganggaran diperlakukan sebagai latihan administratif tahunan daripada alat manajemen yang dinamis. Anggaran disiapkan, disetujui, dan disimpan, sementara keputusan sehari-hari terus berlanjut tanpa referensi yang jelas terhadap disiplin biaya atau dampak keuangan. Akibatnya, pengeluaran berlebih baru ditemukan terlambat, tindakan korektif menjadi reaktif, dan akuntabilitas melemah.
Para manajer sering merasa terkekang oleh anggaran yang tidak sepenuhnya mereka miliki atau pahami. Pengendalian biaya menjadi terkait dengan pembatasan alih-alih pengambilan keputusan yang bertanggung jawab, menciptakan ketegangan antara target kinerja dan disiplin keuangan.