Veltica MasterClass

Detail Program:

Risk Management

Program Overview

Background

Di lembaga keuangan, risiko operasional hadir di hampir setiap aktivitas—mulai dari pendaftaran pelanggan dan pemrosesan transaksi hingga sistem TI, manajemen pihak ketiga, dan pengendalian internal. Namun, banyak organisasi masih memperlakukan manajemen risiko operasional sebagai latihan periodik daripada disiplin manajemen berkelanjutan. Daftar risiko dibuat, tetapi tidak digunakan secara aktif. Laporan dihasilkan, tetapi tidak secara konsisten ditindaklanjuti atau ditindaklanjuti.

Akibatnya, diskusi risiko seringkali tetap terfragmentasi di berbagai fungsi. Unit bisnis mungkin menganggap manajemen risiko sebagai persyaratan kepatuhan daripada alat pendukung pengambilan keputusan, sementara tim risiko kesulitan untuk menanamkan kesadaran risiko ke dalam operasi sehari-hari. Kesenjangan ini menyebabkan insiden berulang, efektivitas pengendalian yang lemah, dan kepercayaan yang terbatas pada kemampuan manajemen untuk mengantisipasi dan mengelola gangguan operasional.

Why This Program Matters

Manajemen Risiko Operasional bukan tentang menghilangkan risiko—melainkan tentang membuat risiko terlihat, dapat dikelola, dan dapat diatur.

Program ini dirancang untuk membantu organisasi memperkuat Manajemen Risiko Operasional sebagai sistem yang dinamis, bukan kerangka kerja statis. Dengan berbagi praktik terbaik dari industri perbankan dan asuransi jiwa, program ini membekali peserta dengan alat praktis, struktur tata kelola, dan mekanisme pelaporan yang mendukung pengawasan risiko proaktif tanpa memperlambat pelaksanaan bisnis.

Bagi para Pemimpin Risiko, Kepatuhan, dan Bisnis, program ini menjawab tantangan umum:

“Kami memiliki alat dan kebijakan risiko, tetapi alat dan kebijakan tersebut tidak secara konsisten mendorong peningkatan kontrol dan kualitas pengambilan keputusan.”

What Participants Will Learn

Peserta akan mengembangkan kemampuan Manajemen Risiko Operasional yang praktis dan terstruktur, termasuk:

Tata Kelola & Struktur Risiko Operasional
Memahami model tata kelola, struktur organisasi, dan kejelasan peran untuk manajemen risiko operasional, termasuk deskripsi pekerjaan, jalur eskalasi, dan pengawasan komite.

Identifikasi Risiko & Penilaian Mandiri Pengendalian Risiko (RCSA)
Mempelajari cara melakukan proses RCSA yang efektif dan efisien untuk mengidentifikasi risiko inheren, menilai efektivitas pengendalian, dan membangun Daftar Risiko yang andal yang mencerminkan paparan operasional nyata.

Indikator Risiko Utama (KRI)
Merancang dan menggunakan KRI sebagai sinyal peringatan dini untuk mendukung pemantauan berkelanjutan dan pengawasan risiko yang terintegrasi dalam unit bisnis.

Program Jaminan Pengendalian (CAP)
Memahami bagaimana aktivitas jaminan memvalidasi efektivitas pengendalian dan menutup kesenjangan antara pengendalian yang didokumentasikan dan pelaksanaan aktual.

Basis Data Kerugian Insiden (ILD)
Mencatat, menganalisis, dan belajar dari peristiwa kerugian operasional untuk memperkuat pengendalian preventif dan detektif.

Kebijakan dan Pelaporan Risiko Operasional
Menyelaraskan alat risiko, pelaporan, dan mekanisme eskalasi dengan Kebijakan Risiko Operasional formal dan harapan tata kelola.

Penekanannya tetap pada penerapan praktis, bukan pemodelan risiko teoretis.

Blended Learning Journey

Untuk memastikan kemampuan manajemen risiko operasional tertanam secara konsisten, program ini disampaikan melalui perjalanan pembelajaran campuran yang terstruktur:

1. Pembelajaran Pra-Program
Peserta mengakses materi pilihan yang mencakup dasar-dasar risiko operasional, harapan regulasi, dan alat manajemen risiko utama.

2. Program Inti (Sesi yang Dipandu Instruktur)
Sesi interaktif berfokus pada praktik implementasi nyata dari lembaga keuangan, termasuk lokakarya RCSA, diskusi desain KRI, dan studi kasus pelaporan risiko.

3. Latihan Risiko Terapan
Peserta berlatih membangun register risiko, mendefinisikan KRI, dan menghubungkan insiden dengan tindakan penjaminan menggunakan skenario operasional yang realistis.

4. Penguatan Pasca-Program
Aktivitas tindak lanjut membantu peserta menerjemahkan pembelajaran ke dalam lingkungan risiko organisasi mereka sendiri.

Pendekatan ini memastikan Manajemen Risiko Operasional dipahami, dipraktikkan, dan dipertahankan.

Key Takeaways

Organisasi yang menerapkan program ini biasanya mengalami:

Tata kelola risiko operasional yang lebih kuat dan kejelasan peran

Proses RCSA yang lebih efektif dan efisien

Peningkatan deteksi dini risiko operasional melalui KRI

Keterkaitan yang lebih baik antara kejadian, kontrol, dan tindakan penjaminan mutu

Peningkatan kepercayaan pada pengawasan dan pelaporan risiko operasional

Who Should Attend

Program ini dirancang untuk para profesional yang terlibat dalam pengawasan risiko dan pengambilan keputusan operasional, termasuk:

Manajer dan Tim Risiko Operasional

Profesional Risiko & Kepatuhan

Pemimpin Bisnis dan Fungsional

Peran Pengendalian Internal dan Tata Kelola

Profesional Berpotensi Tinggi di Lembaga Keuangan

Faculty & Mentor Profile

Program-program ini difasilitasi oleh praktisi risiko senior dengan pengalaman langsung dalam Manajemen Risiko Operasional di lingkungan perbankan dan asuransi jiwa.

Anggota fakultas biasanya memiliki:

Pengalaman langsung dalam mengimplementasikan kerangka kerja RCSA, KRI, CAP, dan ILD

Pengalaman dalam tinjauan regulasi dan harapan pengawasan

Kemampuan yang kuat dalam menerjemahkan kerangka kerja risiko ke dalam praktik operasional

Pengalaman terbukti dalam membimbing para pemimpin risiko dan bisnis

Hal ini memastikan program memberikan relevansi praktis dan kredibilitas tata kelola.

Post-Program Follow-Up & Coaching Options

Untuk mendukung penerapan yang berkelanjutan, organisasi dapat memilih keterlibatan tindak lanjut seperti:

Pendampingan 1-on-1 untuk pemimpin risiko atau pemilik kontrol utama

Klinik Risiko Kelompok untuk menyempurnakan RCSA, KRI, atau praktik pelaporan

Sesi Konsultasi tentang penguatan tata kelola risiko operasional dan keselarasan kebijakan

Opsi-opsi ini membantu menanamkan pemikiran risiko ke dalam manajemen operasional sehari-hari.

Program Engagement

Program ini biasanya disampaikan sebagai kegiatan pembelajaran internal perusahaan dan dapat diintegrasikan ke dalam inisiatif tata kelola risiko, kepatuhan, atau manajemen risiko perusahaan yang lebih luas.

👉 Bagi para Pemimpin Risiko, Kepatuhan, dan Bisnis yang ingin memperkuat ketahanan operasional dan disiplin risiko, program ini menyediakan fondasi yang terstruktur dan berfokus pada eksekusi.

Mega Webinar

April 2026

Decision Fatigue di Middle Management

Date: 15 April 2026 16:00
Gemini Aryanto
Gemini Aryanto
Sonny Sofjan
Sonny Sofjan
Dina Sitopu
Dina Sitopu
Mety Yusantiati
Mety Yusantiati
Lihat Detail

Event by Programs

March 2026

April 2026

May 2026

×

Silahkan Login

Silahkan login terlebih dahulu untuk melanjutkan permintaan mentoring Anda.

Lupa Password?