Veltica MasterClass

Customized Capability Development Program: Mengapa Satu Model Tidak Cocok untuk Semua Perusahaan

black and silver laptop computer beside black headphones
Photo by Ivan S on Pexels.com

Setiap organisasi memiliki strategi, budaya, dan tantangan bisnis yang unik. Namun dalam praktiknya, banyak perusahaan masih menggunakan pendekatan pengembangan talenta yang seragam—mengadopsi modul generik yang sama untuk berbagai unit, level, bahkan konteks industri yang berbeda. Pertanyaannya bagi para profesional L&D dan HC/HR: apakah program yang Anda jalankan benar-benar menjawab kebutuhan spesifik organisasi, atau sekadar mengikuti template yang sudah tersedia di pasar? Di era perubahan cepat dan kompetisi talenta yang ketat, pendekatan “one size fits all” semakin sulit dipertahankan.

Perusahaan dengan agenda transformasi digital tentu membutuhkan fokus kompetensi yang berbeda dibandingkan organisasi yang sedang memperkuat governance atau memperluas pasar regional. Middle management yang menghadapi decision fatigue memerlukan intervensi berbeda dengan high potential talent yang sedang disiapkan menjadi future leaders. Ketika seluruh kelompok ini diberikan program yang sama, risiko yang muncul adalah rendahnya relevansi, minimnya engagement, dan akhirnya tidak tercapainya perubahan perilaku yang diharapkan. Program berjalan, tetapi dampaknya tidak terasa.

Customized Capability Development Program hadir sebagai jawaban atas kompleksitas tersebut. Alih-alih memaksakan satu kurikulum untuk semua, pendekatan ini dimulai dari pemetaan kebutuhan organisasi: strategi bisnis, tantangan peran, serta gap kompetensi yang nyata di lapangan. Dari sana, desain program disesuaikan—baik dalam konten, metode pembelajaran, hingga kombinasi antara sesi klasikal, dialog reflektif, mentoring, dan coaching. Tujuannya bukan sekadar transfer knowledge, tetapi transformasi kapasitas yang relevan dengan konteks perusahaan.

Bagi generasi profesional muda—terutama Gen Z dan late millennials—relevansi adalah kunci. Mereka cepat mengenali program yang generik dan tidak terhubung dengan realitas kerja mereka. Sebaliknya, ketika materi yang dibahas langsung menyentuh situasi nyata yang mereka hadapi, proses belajar menjadi lebih bermakna. Di sinilah peran L&D menjadi strategis: bukan hanya sebagai penyelenggara pelatihan, tetapi sebagai arsitek ekosistem pengembangan yang terintegrasi dengan kebutuhan bisnis.

Refleksi penting untuk para HR leader: sudahkah Anda mendesain program berdasarkan kebutuhan aktual organisasi, atau masih mengandalkan modul yang sama dari tahun ke tahun? Sudahkah suara talenta dan manajer lini dilibatkan dalam proses perancangan program? Transformasi tidak lahir dari program yang populer, tetapi dari intervensi yang tepat sasaran dan konsisten. Customization bukan soal kemewahan, melainkan soal efektivitas dan keberlanjutan.

Veltica MasterClass menghadirkan In-House Capability Development Program yang dirancang secara khusus sesuai kebutuhan setiap organisasi—mulai dari leadership & managerial development, functional & cross-functional skills, hingga penguatan judgement, execution excellence, dan kematangan peran.

Rancang program yang benar-benar relevan untuk organisasi Anda.
Diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama Veltica MasterClass dan bangun customized capability development yang berdampak nyata.