
Banyak organisasi masih mengelola pengembangan talenta secara sporadis—berbasis kebutuhan sesaat, anggaran tahunan, atau sekadar merespons permintaan unit tertentu. Namun di era kerja yang semakin dinamis, pendekatan seperti ini tidak lagi memadai. Talenta bekerja lintas fungsi, lintas lokasi, bahkan lintas negara. Pertanyaannya bagi para pemimpin L&D dan HC/HR adalah: apakah sistem pengembangan di organisasi Anda sudah cukup terstruktur dan cukup fleksibel untuk menjangkau mereka semua?
Organisasi modern membutuhkan sistem yang jelas secara arsitektur—mulai dari pemetaan kompetensi, jalur pengembangan per peran, hingga integrasi antara pembelajaran kolektif dan pendampingan individual. Tanpa struktur, pengembangan menjadi tidak terarah. Tanpa kesinambungan, dampaknya sulit diukur. Sistem yang terstruktur memastikan bahwa setiap program in-house capability development bukan sekadar event, tetapi bagian dari perjalanan jangka panjang yang selaras dengan strategi bisnis dan kebutuhan organisasi.
Namun struktur saja tidak cukup. Dunia kerja hari ini bersifat borderless. Talenta bisa berada di berbagai kota, bahkan negara, tetapi tetap menjadi bagian dari ekosistem yang sama. Sistem pengembangan harus mampu menjangkau mereka tanpa batas geografis—melalui format yang adaptif, digital-enabled, dan tetap menjaga kualitas interaksi. Inilah mengapa mentoring dan coaching 1-on-1 menjadi elemen penting. Dialog yang mendalam tidak tergantung pada ruang fisik; ia bergantung pada desain ekosistem yang memungkinkan akses kepada praktisi dan mentor terbaik, di mana pun talenta berada.
Bagi generasi profesional muda, terutama Gen Z dan late millennials, akses yang setara menjadi isu penting. Mereka tidak hanya mencari pelatihan, tetapi juga arah, refleksi, dan kejelasan peran. Sistem yang borderless membuka peluang yang sama bagi setiap talenta untuk bertumbuh, tanpa terhalang lokasi atau struktur organisasi yang kaku. Bagi perusahaan, ini berarti membangun reputasi sebagai organisasi yang serius dalam menyiapkan future leaders—bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan.
Refleksi mendasar bagi organisasi adalah: apakah Anda sedang membangun program, atau membangun sistem? Program dapat berjalan dan selesai. Sistem akan terus hidup, berkembang, dan menjadi bagian dari budaya organisasi. Sistem yang terstruktur dan borderless memungkinkan integrasi antara In-House Capability Development dan Career Advisory Services—menciptakan kesinambungan antara pembelajaran kelas, mentoring, dan coaching dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.
Jika organisasi Anda ingin memperkuat daya saing melalui pengembangan talenta yang konsisten dan inklusif, saatnya beralih dari pendekatan ad-hoc menuju sistem yang terdesain dengan jelas.
Kembangkan In-House Capability Development yang terintegrasi dengan Career Advisory Services bersama Veltica MasterClass.
Bangun ekosistem pengembangan talenta yang terstruktur, terukur, dan tanpa batas untuk organisasi Anda hari ini.