Pendalaman terhadap faktor kognitif dan emosional di balik keputusan finansial, bias, dan persepsi risiko pada tingkat neural. Diperuntukkan bagi profesional keuangan untuk memahami kenapa pasar sering tidak rasional, serta bagaimana emosi memengaruhi pengambilan keputusan dalam kondisi tekanan.
WHY YOU SHOULD JOIN:
Memahami bagaimana otak manusia memproses risiko, ketidakpastian, dan peluang dalam keputusan keuangan.
Belajar mengidentifikasi bias perilaku finansial (overconfidence, loss aversion, herding) dari sudut pandang neuroscience.
Menerapkan insight neurosains untuk strategi investasi, perencanaan keuangan, dan manajemen risiko.
Menjadi lebih adaptif dalam menghadapi volatilitas pasar dengan pemahaman otak & emosi.
PROGRAM OUTCOME:
Mengidentifikasi bias dan distorsi emosional dalam pengambilan keputusan keuangan.
Meningkatkan ketepatan dalam prediksi dan manajemen risiko dengan wawasan neuroscience.
Memperkuat ketajaman finansial pribadi dan organisasi dalam situasi menekan.
Mengintegrasikan behavioral finance dan neuroscience dalam praktik kepemimpinan keuangan.
CORE SLIDE:
1 Pengenalan Neurofinance: Menghubungkan Otak, Emosi, dan Keuangan
2 Evolusi Behavioral Finance menuju Neurofinance
3 Bagaimana Otak Memproses Risiko dan Ketidakpastian Finansial
4 Loss Aversion, Fear, dan Greed dalam Keputusan Investasi
5 Overconfidence Bias dan Dampaknya pada Trading
6 Peran Prefrontal Cortex dalam Self-Control Finansial
7 Herding Effect: Mengapa Investor Sering Ikut-ikutan
8 Neurofinance dalam Perencanaan Keuangan & Wealth Management
9 Aplikasi Praktis untuk Investasi dan Pengelolaan Portofolio
10 Studi Kasus: Eksperimen Neurofinance dan Insight untuk Investor