Background
Seiring dengan semakin mudahnya akses terhadap alat AI di seluruh organisasi, banyak tim mulai menggunakannya secara informal—seringkali tanpa panduan yang jelas, standar bersama, atau kesadaran akan potensi risiko. Meskipun AI menjanjikan kecepatan dan efisiensi, penggunaan yang tidak terkontrol dapat menimbulkan masalah serius seperti misinformasi, bias tersembunyi, kebocoran data, dan paparan terhadap peraturan.
Di banyak organisasi, adopsi AI terjadi lebih cepat daripada kesiapan tata kelola. Manajer dan karyawan mungkin tidak bermaksud menyalahgunakan AI, tetapi kurang memiliki pemahaman bersama tentang keterbatasan, batasan etika, dan penggunaan yang bertanggung jawab. Seiring waktu, hal ini menciptakan risiko reputasi, masalah kepatuhan, dan ketidakpastian seputar apa yang dapat diterima—atau aman—dalam praktik kerja sehari-hari.