Background
Dalam lingkungan profesional dan berinteraksi langsung dengan pelanggan, kesan pertama dan perilaku sehari-hari memainkan peran penting dalam membentuk kepercayaan dan kredibilitas. Namun di banyak organisasi, penampilan dan tata krama bisnis dianggap sebagai harapan informal daripada standar profesional yang jelas. Akibatnya, perilaku sangat bervariasi di antara individu dan tim. Penampilan, gaya komunikasi, dan etiket tempat kerja yang tidak konsisten mungkin tidak langsung menimbulkan keluhan, tetapi seiring waktu hal itu melemahkan persepsi merek, mengurangi kepercayaan diri profesional, dan menciptakan kesenjangan antara nilai-nilai organisasi dan perilaku aktual di hadapan pelanggan dan pemangku kepentingan.