Peserta akan mengembangkan kemampuan audit internal yang komprehensif di tiga komponen inti:
1. Landasan & Standar Audit Internal
Peserta akan memperoleh pemahaman yang jelas tentang:
Peran Audit Internal sebagai fungsi penjaminan, konsultasi, dan penasihat
Kerangka Kerja Praktik Profesional Internasional (IPPF), GIAS, dan Standar IIA
Prinsip-prinsip etika dan Kode Etik untuk Auditor Internal
Tujuan, struktur, dan contoh Piagam Audit Internal
Landasan ini memastikan aktivitas audit berlandaskan legitimasi profesional dan harapan tata kelola.
2. Perencanaan Audit (Perencanaan Audit Berbasis Risiko)
Peserta akan mempelajari cara:
Memahami dan mendefinisikan risiko dalam konteks audit
Melakukan penilaian risiko dan prioritas risiko
Membangun Rencana Audit Berbasis Risiko yang selaras dengan paparan risiko organisasi
Mengembangkan matriks risiko, parameter penilaian, dan pemetaan cakupan audit
Fokusnya adalah untuk memungkinkan auditor merencanakan audit yang membahas hal-hal yang paling penting, bukan hanya apa yang dijadwalkan.
3. Praktik Lapangan Audit Internal
Peserta akan dibekali untuk melaksanakan audit secara profesional melalui:
Memahami struktur dan peran tim audit (Ketua Tim, Auditor Senior, Staf)
Merancang program audit yang selaras dengan tujuan audit
Mempersiapkan dan mengelola kertas kerja audit
Menerapkan teknik pengambilan sampel yang tepat
Melakukan prosedur audit dengan konsistensi dan pertimbangan yang tepat
Komponen ini menekankan disiplin audit, kualitas bukti, dan skeptisisme profesional.
4. Pelaporan Audit & Eskalasi
Peserta akan belajar untuk:
Mempersiapkan laporan audit yang jelas, terstruktur, dan berdampak
Membedakan antara pelaporan lisan dan tertulis
Memastikan kepatuhan terhadap standar pelaporan IIA
Memahami mekanisme eskalasi dan komunikasi dengan manajemen dan Komite Audit
Tujuannya adalah untuk memastikan temuan audit mengarah pada tindakan, akuntabilitas, dan perbaikan, bukan hanya dokumentasi.