Veltica MasterClass

Detail Program:

Managing Discipline & Termination Properly

Program Overview

Background

Tindakan disiplin dan keputusan pemutusan hubungan kerja termasuk di antara tanggung jawab paling sensitif yang dihadapi oleh manajer dan tim SDM. Di banyak organisasi, situasi ini ditangani secara reaktif—didorong oleh emosi, tekanan, atau urgensi—bukan melalui proses yang jelas dan terstruktur. Ketika ekspektasi tidak jelas dan prosedur diterapkan secara tidak konsisten, tindakan disiplin dapat dengan cepat meningkat menjadi konflik, keluhan, atau sengketa hukum.

Pada saat yang sama, manajer sering diharapkan untuk “menangani masalah dengan cepat” tanpa panduan yang cukup tentang bagaimana menyeimbangkan keadilan, dokumentasi, dan pertimbangan hukum. Hal ini menciptakan risiko yang signifikan—tidak hanya terhadap reputasi dan kepatuhan organisasi, tetapi juga terhadap kepercayaan dalam tim. Proses disiplin yang dikelola dengan buruk dapat merusak moral, melemahkan kredibilitas kepemimpinan, dan menciptakan luka jangka panjang dalam organisasi.

Why This Program Matters

Mengelola disiplin dan pemutusan hubungan kerja dengan benar bukanlah tentang menghukum—melainkan tentang melindungi keadilan, martabat, dan integritas organisasi. Penanganan yang terstruktur dan profesional memastikan bahwa masalah kinerja dan perilaku ditangani secara konsisten, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Program ini membantu organisasi beralih dari tindakan ad hoc dan yang didorong oleh emosi menuju proses yang disiplin, sah secara hukum, dan manusiawi. Bagi para pemimpin SDM dan bisnis, program ini menjawab kekhawatiran yang berulang:

“Manajer ingin bertindak, tetapi tidak yakin bagaimana melakukannya tanpa menimbulkan masalah yang lebih besar.”

Dengan membangun kejelasan dan kepercayaan diri, program ini mengurangi risiko sekaligus memperkuat penilaian manajerial di saat-saat sulit.

What Participants Will Learn

Peserta mengembangkan kemampuan praktis untuk mengelola disiplin dan pemutusan hubungan kerja secara bertanggung jawab, termasuk:

Proses disiplin progresif
Peserta mempelajari cara menerapkan pendekatan disiplin langkah demi langkah yang menekankan kejelasan, keadilan, dan kesempatan untuk perbaikan sebelum eskalasi.

Melakukan percakapan yang sulit
Program ini membekali manajer untuk menangani diskusi sensitif dengan profesionalisme dan rasa hormat, mengurangi sikap defensif sambil mempertahankan harapan yang jelas.

Dokumentasi yang tepat
Peserta mendapatkan panduan praktis tentang mendokumentasikan masalah, keputusan, dan tindakan dengan cara yang mendukung keadilan, transparansi, dan pembelaan hukum.

Pertimbangan hukum dan etika
Penekanan diberikan pada pemahaman batasan hukum dan etika seputar tindakan disiplin dan pemutusan hubungan kerja, membantu manajer menghindari kesalahan umum.

Blended Learning Journey

Untuk memastikan praktik disiplin diterapkan secara konsisten, program ini disampaikan melalui perjalanan pembelajaran campuran yang terstruktur:

Pembelajaran Mandiri (LMS)
Peserta mengakses materi yang telah dikurasi yang mencakup kerangka kerja disiplin, prinsip-prinsip pemutusan hubungan kerja, dan pertimbangan risiko.

Penilaian Pengetahuan
Penilaian pra-program mengidentifikasi kesenjangan dalam pemahaman prosedural dan kepercayaan diri dalam menangani kasus-kasus sulit.

Program Inti (Sesi yang Dipimpin Instruktur)
Sesi interaktif berfokus pada skenario disiplin nyata, percakapan bermain peran, dan simulasi pengambilan keputusan yang relevan dengan peran manajerial.

Penilaian Pasca-Program
Penilaian lanjutan memperkuat pembelajaran dan membantu organisasi mengevaluasi peningkatan dalam pengambilan keputusan yang disiplin dan adil.

Perjalanan ini memastikan pembelajaran diterjemahkan ke dalam perilaku manajerial yang konsisten.

Key Takeaways

Organisasi yang menerapkan program ini biasanya mengalami:

Risiko keluhan dan keluhan yang lebih rendah

Manajer yang lebih percaya diri dan konsisten

Proses disiplin yang lebih adil dan transparan

Kepercayaan yang lebih kuat terhadap keputusan kepemimpinan

Who Should Attend

Program ini dirancang untuk peran yang terlibat dalam manajemen dan pengambilan keputusan terkait SDM, termasuk:

Manajer

Pengawas

Tim SDM

Pemimpin SDM

Faculty & Mentor Profile

Program-program ini difasilitasi oleh praktisi berpengalaman dengan latar belakang tata kelola SDM, hubungan karyawan, dan hukum ketenagakerjaan. Anggota fakultas biasanya memiliki:

Pengalaman langsung dalam menangani kasus disiplin dan pemutusan hubungan kerja

Kemampuan yang kuat untuk menerjemahkan kebijakan dan hukum ke dalam tindakan praktis

Kemampuan yang terbukti dalam membimbing para pemimpin melalui keputusan-keputusan sulit terkait SDM

Hal ini memastikan program memberikan kepercayaan dan kredibilitas.

Post-Program Follow-Up & Coaching Options

Untuk mendukung penerapan yang berkelanjutan, organisasi dapat memilih keterlibatan tindak lanjut seperti:

Pendampingan atau Pelatihan 1 lawan 1 untuk manajer yang menangani kasus berisiko tinggi

Pendampingan atau Pelatihan Kelompok untuk memperkuat standar disiplin yang konsisten

Opsi-opsi ini membantu menanamkan praktik disiplin terstruktur ke dalam rutinitas manajemen sehari-hari.

Program Engagement

Program ini biasanya disampaikan sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran internal perusahaan dan dapat diintegrasikan ke dalam tata kelola SDM, kepatuhan, atau inisiatif pengembangan kepemimpinan.

👉 Bagi para pemimpin SDM, L&D, dan bisnis yang ingin mengurangi risiko sekaligus memastikan keputusan terkait SDM yang adil, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan, program ini memberikan fondasi yang penting.

Mega Webinar

April 2026

Decision Fatigue di Middle Management

Date: 15 April 2026 16:00
Gemini Aryanto
Gemini Aryanto
Sonny Sofjan
Sonny Sofjan
Dina Sitopu
Dina Sitopu
Mety Yusantiati
Mety Yusantiati
Lihat Detail

Event by Programs

March 2026

April 2026

May 2026

×

Silahkan Login

Silahkan login terlebih dahulu untuk melanjutkan permintaan mentoring Anda.

Lupa Password?