Background
Di banyak organisasi, tim merespons masalah dengan cepat—tetapi sering kali hanya mengatasi gejala, bukan akar penyebabnya. Masalah muncul kembali dalam bentuk yang berbeda, keputusan ditinjau ulang berulang kali, dan waktu dihabiskan untuk menyelesaikan masalah yang sama berulang kali. Meskipun tim bekerja keras, kurangnya pemikiran terstruktur menyebabkan inefisiensi dan frustrasi.
Pola ini menciptakan hambatan operasional. Keputusan sangat bergantung pada pengalaman atau hierarki, data kurang dimanfaatkan, dan kepercayaan diri dalam penyelesaian masalah bervariasi di antara individu dan tim. Seiring waktu, hal ini melemahkan kualitas eksekusi dan memperlambat pembelajaran organisasi.