Veltica MasterClass

Pilih Program Perusahaan

Langkah 1: Pilih Program

Ambidextrous Leadership : Preparing agile Organization and People

Program ini membekali pemimpin dengan kerangka dan praktik ambidextrous—mampu menyeimbangkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang, eksploitasi dan eksplorasi, kontrol dan otonomi. Peserta memetakan portofolio inisiatif, merancang tata kelola yang lincah, dan membangun kapabilitas tim agar organisasi adaptif tanpa kehilangan disiplin kinerja.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Menseimbangkan tujuan jangka panjang dan jangka Pendek
  • Menyeimbangkan eksploitasi & eksplorasi
  • Mengelola kontrol & otonomi
  • Mengorkestrasi kompetisi dan kolaborasi

PROGRAM AGENDA:

  • Sekilas Astra
  • Memahami Organisasi Ambidextrous
  • Praktik Ambidextrous di Astra
  • Menyiapkan Pemimpin Ambidextrous
  • Intisari Pembelajaran (Key Takeaways)

Neurofinance

Pendalaman terhadap faktor kognitif dan emosional di balik keputusan finansial, bias, dan persepsi risiko pada tingkat neural. Diperuntukkan bagi profesional keuangan untuk memahami kenapa pasar sering tidak rasional, serta bagaimana emosi memengaruhi pengambilan keputusan dalam kondisi tekanan.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Memahami bagaimana otak manusia memproses risiko, ketidakpastian, dan peluang dalam keputusan keuangan.
  • Belajar mengidentifikasi bias perilaku finansial (overconfidence, loss aversion, herding) dari sudut pandang neuroscience.
  • Menerapkan insight neurosains untuk strategi investasi, perencanaan keuangan, dan manajemen risiko.
  • Menjadi lebih adaptif dalam menghadapi volatilitas pasar dengan pemahaman otak & emosi.

PROGRAM OUTCOME:

  • Mengidentifikasi bias dan distorsi emosional dalam pengambilan keputusan keuangan.
  • Meningkatkan ketepatan dalam prediksi dan manajemen risiko dengan wawasan neuroscience.
  • Memperkuat ketajaman finansial pribadi dan organisasi dalam situasi menekan.
  • Mengintegrasikan behavioral finance dan neuroscience dalam praktik kepemimpinan keuangan.

Neuroeconomics

Kursus lintas disiplin yang mengeksplorasi bagaimana otak membuat keputusan ekonomi dalam kondisi penuh risiko dan ketidakpastian. Cocok bagi pemimpin strategi dan inovasi yang ingin memahami dasar neurologis dari keputusan ekonomi dan trade-off yang tidak rasional.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Peserta mampu menjelaskan konsep dasar neuroeconomics dan kaitannya dengan teori ekonomi klasik.
  • Peserta mampu mengidentifikasi peran otak dalam pengambilan keputusan finansial.
  • Peserta mampu menerapkan pemahaman neuroscience untuk menganalisis perilaku konsumen dan investor.
  • Peserta memahami implikasi neuroeconomics bagi bisnis, marketing, dan kebijakan publik.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memprediksi perilaku pengambilan keputusan dalam ketidakpastian menggunakan kerangka kerja berbasis otak.
  • Mengenali akar neurologis dari kesalahan penilaian dan keputusan ekonomi yang irasional.
  • Menerjemahkan teori ekonomi menjadi wawasan yang dapat diterapkan dalam strategi bisnis.
  • Memimpin dengan lebih lincah dengan memahami bagaimana otak memproses risiko dan imbal hasil.

Neuromarketing

Pendekatan berbasis cara kerja otak untuk memahami bagaimana konsumen memproses pesan, terhubung secara emosional, dan mengambil keputusan. Ditujukan bagi profesional marketing dan bisnis yang ingin melampaui teori psikologi umum, dan masuk ke pemahaman ilmiah tentang persepsi, emosi, dan tindakan beli.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Memahami bagaimana otak konsumen merespon iklan, branding, dan pengalaman produk.
  • Belajar menggunakan neuroscience untuk meningkatkan efektivitas marketing & komunikasi.
  • Kuasai tools dan eksperimen neuromarketing (eye-tracking, EEG, implicit test).
  • Terapkan strategi berbasis otak untuk meningkatkan engagement dan keputusan pembelian.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami pemicu emosional dan bawah sadar dalam perilaku konsumen.
  • Membangun strategi branding dan kampanye yang sesuai dengan cara otak memproses nilai.
  • Mengidentifikasi pemicu atensi, memori, dan keputusan berdasarkan bukti neuroscience.
  • Mengoptimalkan strategi pengaruh pelanggan dengan prinsip-prinsip kerja otak.

Neuroscience in the Organization

Pendekatan berbasis sains untuk memahami bagaimana otak merespons tekanan, ketidakpastian, dan perubahan dalam sistem organisasi. Kursus ini dirancang untuk pemimpin dan profesional HR agar dapat memahami perilaku tim dan efektivitas kepemimpinan melalui sudut pandang neuroscience, bukan sekadar teori manajemen biasa.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Memahami bagaimana otak manusia memengaruhi pengambilan keputusan, kolaborasi, dan produktivitas di organisasi.
  • Mendapatkan wawasan ilmiah tentang stress, motivasi, dan perubahan perilaku berbasis neuroscience.
  • Belajar menerapkan temuan neuroscience untuk meningkatkan kepemimpinan, komunikasi, dan kinerja tim.
  • Siap menggunakan pendekatan brain-based dalam transformasi budaya dan manajemen perubahan.

PROGRAM OUTCOME:

  • Menerapkan wawasan neuroscience untuk memimpin perubahan, mengelola stres, dan menghadapi resistensi tim.
  • Menguraikan pola kerja otak yang memengaruhi motivasi, resiliensi, dan disengagement karyawan.
  • Mendesain intervensi yang sesuai dengan cara otak belajar dan beradaptasi dalam sistem kompleks.
  • Meningkatkan dampak kepemimpinan dengan menyesuaikan praktik manajerial terhadap fungsi otak.

Effective Remote Collaboration

Kolaborasi jarak jauh bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan. Dalam era hybrid dan remote work, kesuksesan tim sangat bergantung pada kemampuan untuk berkoordinasi secara efektif, menjaga keterlibatan anggota tim, dan memastikan komunikasi tetap jelas meski terpisah oleh jarak dan zona waktu. Program ini memberikan panduan praktis dan keterampilan strategis untuk mengoptimalkan kolaborasi jarak jauh, memanfaatkan teknologi kolaborasi digital, dan membangun budaya kerja yang produktif dan inklusif.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Efisiensi & Produktivitas: Pelajari cara meminimalkan miskomunikasi dan duplikasi pekerjaan dalam tim jarak jauh.
  • Keterlibatan Tim Tinggi: Temukan strategi menjaga motivasi dan keterhubungan antar anggota tim.
  • Penguasaan Tools Digital: Kuasai platform kolaborasi seperti Zoom, Microsoft Teams, Slack, Asana, dan Miro secara efektif.
  • Kesiapan Masa Depan: Siap beradaptasi dengan tren work-from-anywhere yang semakin mengakar di dunia kerja.

PROGRAM OUTCOME:

  • Merancang alur kerja dan komunikasi yang efektif untuk tim remote.
  • Menggunakan teknologi kolaborasi digital secara strategis.
  • Mengelola waktu, prioritas, dan zona waktu secara efisien.
  • Membangun kepercayaan dan budaya kerja positif tanpa tatap muka fisik.

Resolving Conflict at Work

Meskipun faktanya agak canggung untuk mengakuinya, dan mungkin sulit untuk dibicarakan. Konflik adalah bagian tak terelakkan dari kehidupan, baik di rumah tangga, pertemanan, dan tentu saja… dalam kehidupan profesional Anda.

Konflik merupakan bagian tak terpisahkan dari interaksi manusia, dan tempat kerja pun tak terkecuali. Kesalahpahaman, perbedaan perspektif, dan konflik kepribadian dapat meningkat dengan cepat, yang mengakibatkan penurunan produktivitas, hubungan yang rusak, dan budaya kerja yang toksik. Konsekuensi dari konflik yang tidak terselesaikan melampaui karyawan secara individu, dan berdampak pada seluruh tim dan organisasi.

Studi telah menunjukkan bahwa konflik dapat menyebabkan penurunan kepuasan kerja, peningkatan ketidakhadiran, dan tingkat pergantian karyawan yang lebih tinggi. Lebih lanjut, konflik dapat menghambat kreativitas, inovasi, dan kinerja organisasi secara keseluruhan. Menyadari pentingnya mengatasi masalah ini, kami telah mengembangkan program “Menyelesaikan Konflik di Tempat Kerja”.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Menguasai teknik efektif untuk mengelola dan menyelesaikan konflik di tempat kerja.
  • Memahami akar penyebab konflik dan cara mencegahnya sebelum membesar.
  • Meningkatkan keterampilan komunikasi dalam situasi yang penuh tekanan.
  • Memperkuat hubungan profesional dan kerja sama tim.

PROGRAM OUTCOME:

  • Mengidentifikasi berbagai jenis dan sumber konflik di tempat kerja.
  • Menganalisis akar masalah dengan pendekatan objektif.
  • Menggunakan strategi komunikasi asertif untuk menyelesaikan perbedaan.
  • Menerapkan teknik mediasi dan fasilitasi diskusi.

Sales for Non Sales in Banking & Financial Services

Dalam dunia perbankan dan jasa keuangan, semua fungsi pada akhirnya mendukung proses penjualan — baik secara langsung maupun tidak langsung. Program “Sales for Non-Sales” ini dirancang untuk membantu karyawan non-penjualan (finance, operations, legal, risk, compliance, IT, HR, Ops, dsb.) memahami sales mindset, membangun client-centric thinking, serta berkolaborasi secara lebih efektif dengan tim penjualan untuk mendorong pertumbuhan bisnis.

Peserta akan belajar bagaimana mengenali peluang bisnis dari interaksi sehari-hari, berkomunikasi dengan klien atau rekan kerja dengan value-driven approach, dan berakuisisi dalam pengalaman pelanggan yang potential.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Tingkatkan kontribusi bisnis: Pahami bagaimana fungsi Anda berdampak langsung pada hasil penjualan.
  • Bangun kolaborasi lintas fungsi: Pelajari cara berbicara “bahasa sales” agar komunikasi dengan tim penjualan lebih sinergis.
  • Kuasai mindset klien: Ubah perspektif dari tugas administratif menjadi layanan bernilai tambah.
  • Ciptakan pengalaman pelanggan unggul: Jadilah bagian dari customer journey yang holistik dan konsisten.

PROGRAM OUTCOME:

  • Menginternalisasi sales mindset dalam konteks perbankan dan keuangan.
  • Memetakan titik kontak & kontribusi tiap fungsi untuk membuka peluang, mempercepat proses, dan memperkuat loyalitas.
  • Menerapkan komunikasi persuasif dan kolaboratif dengan orientasi pada kebutuhan nasabah.
  • Mengubah aktivitas harian menjadi kontribusi nyata terhadap pertumbuhan bisnis.

Operational Risk Excellence in Banking and Non Banking Industry

Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai pengelolaan risiko operasional (Operational Risk Management/ORM) baik di sektor perbankan maupun non-bank (asuransi, fintech, BUMN, dan korporasi lainnya). Peserta akan mempelajari kerangka kerja ORM global (Basel III/IV, ISO 31000, OJK Regulation), praktik terbaik dalam risk identification, assessment, monitoring, dan mitigation, serta bagaimana mengintegrasikan ORM dengan governance, compliance, dan strategi bisnis.

Fokus utama adalah resiliensi operasional (operational resilience) di era digital—termasuk pengelolaan risiko teknologi, third-party, fraud, cyber, dan AI governance—agar organisasi mampu mencegah, merespon, dan pulih dari gangguan operasional yang kompleks.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Relevan & Urgent: Risiko operasional semakin kompleks di era digital, cloud, dan AI, sehingga butuh pendekatan baru.
  • Kredibilitas Global & Lokal: Fasilitator adalah praktisi senior dengan pengalaman internasional di AWS, IIA, Monash, dan berbagai regulator.
  • Praktis & Strategis: Materi menggabungkan kerangka regulasi global (Basel, ISO, COSO) dengan kasus nyata di industri Indonesia.
  • Networking & Sharing: Kesempatan berdiskusi dengan peserta lintas industri, regulator, dan praktisi senior.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami prinsip dan terminologi utama dalam ISO 31000:2018.
  • Menjelaskan elemen utama kerangka kerja manajemen risiko organisasi.
  • Mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi risiko dalam konteks bisnis mereka.
  • Mendesain pendekatan praktis penerapan manajemen risiko di unit kerja atau proyek.

Human-Centered Design (HCD)

The success of products and services hinges on their ability to meet the needs and desires of users. With technology advancing at an unprecedented pace, businesses must prioritize user experience (UX) to stay competitive. 

Traditional design approaches often focus solely on aesthetics or functionality, neglecting the human element. This disconnect between design and user needs can lead to products that are visually appealing but frustrating to use.

To address this challenge, a human-centered design (HCD) approach has emerged as a critical framework. By placing users at the core of the design process, organizations can create products and services that truly resonate with their target audience. 

HCD emphasizes empathy, iteration, and collaboration to develop solutions that not only meet user needs but also exceed expectations.

Our “Human-Centered Design” program is designed to equip individuals with the skills and mindset to create exceptional user experiences. 

By understanding the principles of HCD and applying them to real-world challenges, participants will learn how to design products and services that are both user-friendly and desirable.

Our “Human-Centered Design” program provides a comprehensive foundation in human-centered design principles and methodologies. Through a blend of theoretical knowledge and hands-on practice, participants will develop the skills to create products and services that truly meet user needs.

The program covers a range of essential topics, including:

  • Empathy and user research: Understanding user needs, behaviors, and motivations through research and observation.
  • Ideation and concept development: Generating creative ideas and solutions through brainstorming and prototyping.
  • Prototyping and testing: Creating tangible prototypes and gathering user feedback.
  • Iteration and improvement: Continuously refining designs based on user insights.
  • Design thinking: Applying a human-centered approach to problem-solving and innovation.

By the end of the program, participants will be equipped to apply human-centered design principles to create products and services that delight users and drive business success.

Stakeholder Engagement for ESG

Program Stakeholder Engagement for ESG dirancang untuk membekali pemimpin bisnis dan profesional dengan keterampilan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) dalam agenda Environmental, Social, Governance (ESG). Keberhasilan implementasi ESG tidak hanya bergantung pada strategi internal, tetapi juga pada kolaborasi efektif dengan investor, regulator, karyawan, komunitas, hingga konsumen.

Peserta akan mempelajari cara memetakan stakeholders, membangun komunikasi yang kredibel, serta menciptakan kolaborasi yang menghasilkan dampak nyata. Dengan pendekatan praktis, studi kasus, dan simulasi, peserta akan siap mengembangkan strategi engagement yang memperkuat reputasi, meningkatkan trust, dan mempercepat implementasi ESG di organisasinya.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Pelajari teknik memetakan stakeholders untuk inisiatif ESG.
  • Kuasai strategi komunikasi yang membangun trust & transparansi.
  • Tingkatkan kolaborasi dengan investor, regulator, karyawan, dan komunitas.
  • Jadikan stakeholder engagement sebagai pendorong keberhasilan ESG jangka panjang.

PROGRAM OUTCOME:

  • Mengidentifikasi stakeholder kunci ESG.
  • Merancang strategi komunikasi berkelanjutan.
  • Mengelola ekspektasi dan kolaborasi multi pihak.
  • Memperkuat kepercayaan publik dan investor.

Sustainable Supply Chain Management

Program Sustainable Supply Chain Management dirancang untuk membantu pemimpin bisnis dan profesional memahami serta mengelola rantai pasok (supply chain) dengan prinsip keberlanjutan. Di tengah tuntutan global terkait carbon footprint, ethical sourcing, circular economy, dan transparansi rantai pasok, organisasi perlu mengubah pendekatan tradisional menjadi supply chain yang hijau, etis, dan resilien.

Peserta akan mempelajari bagaimana menerapkan strategi keberlanjutan di seluruh mata rantai pasok, mulai dari sourcing bahan baku, proses produksi, distribusi, hingga end-of-life product. Dengan studi kasus, kerangka ESG, dan best practice global-lokal, peserta siap merancang supply chain yang mendukung daya saing sekaligus tujuan keberlanjutan organisasi.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Pahami tren global dan regulasi terkait rantai pasok berkelanjutan.
  • Kuasai strategi membangun supply chain yang hijau, etis, dan efisien.
  • Belajar mengukur dampak keberlanjutan pada setiap mata rantai pasok.
  • Siap menghadapi tuntutan stakeholder, investor, dan konsumen akan transparansi rantai pasok.

PROGRAM OUTCOME:

  • Mengelola risiko dalam rantai pasok.
  • Menerapkan prinsip circular economy.
  • Memilih pemasok dengan standar ESG.
  • Mengurangi jejak karbon dalam logistik.

ESG Strategy Implementation

Program ESG Strategy Implementation dirancang untuk membantu pemimpin bisnis dan profesional memahami serta mengimplementasikan strategi Environmental, Social, Governance (ESG) secara nyata dalam organisasi. Dengan meningkatnya tuntutan regulasi, investor, dan konsumen terhadap keberlanjutan, ESG bukan lagi sekadar pilihan tetapi kebutuhan strategis.

Peserta akan mempelajari bagaimana menyusun ESG roadmap, mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam proses bisnis, serta mengukur dampak dan kinerja dengan indikator yang tepat. Melalui studi kasus lokal dan global, peserta akan mendapatkan gambaran praktis mengenai tantangan dan peluang dalam menjalankan strategi ESG.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Kuasai kerangka kerja ESG yang menjadi standar global dalam bisnis berkelanjutan.
  • Belajar menyusun roadmap ESG yang sesuai dengan konteks industri dan regulasi Indonesia.
  • Mampu mengukur dan melaporkan kinerja ESG secara kredibel untuk investor dan stakeholder.
  • Siap menghadapi tuntutan pasar global dan regulasi terkait sustainability & green economy.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami kerangka ESG dan indikator kinerja.
  • Mengembangkan roadmap ESG perusahaan.
  • Menyusun laporan dan compliance ESG.
  • Menarik investor dan mitra berkelanjutan.

Green Business Leadership

Program Green Business Leadership dirancang untuk membekali para pemimpin bisnis dengan wawasan dan keterampilan memimpin organisasi yang berkelanjutan. Dalam era disrupsi iklim, tuntutan regulasi, dan meningkatnya kesadaran konsumen, perusahaan ditantang untuk tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga pada dampak sosial dan lingkungan.

Melalui program ini, peserta akan mempelajari kerangka kerja ESG (Environmental, Social, Governance), strategi inovasi hijau, dan pendekatan kepemimpinan yang mampu mendorong perubahan budaya organisasi menuju green mindset. Dengan kombinasi teori, studi kasus, dan praktik, peserta akan siap merancang roadmap keberlanjutan yang konkret untuk organisasinya.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Menjadi pemimpin yang mampu menyeimbangkan profit, people, dan planet (Triple Bottom Line).
  • Memahami tren global sustainability, green economy, dan ESG (Environmental, Social, Governance).
  • Menguasai strategi bisnis hijau yang relevan untuk konteks Indonesia & global.
  • Membawa organisasi menuju keberlanjutan dengan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami prinsip green economy.
  • Merancang strategi bisnis ramah lingkungan.
  • Mengintegrasikan praktik berkelanjutan dalam operasional.
  • Memperkuat reputasi perusahaan di mata stakeholder.

Neurofinance

Pendalaman terhadap faktor kognitif dan emosional di balik keputusan finansial, bias, dan persepsi risiko pada tingkat neural. Diperuntukkan bagi profesional keuangan untuk memahami kenapa pasar sering tidak rasional, serta bagaimana emosi memengaruhi pengambilan keputusan dalam kondisi tekanan.

WHY YOU SHOULD JOIN:

Memahami bagaimana otak manusia memproses risiko, ketidakpastian, dan peluang dalam keputusan keuangan.

Belajar mengidentifikasi bias perilaku finansial (overconfidence, loss aversion, herding) dari sudut pandang neuroscience.

Menerapkan insight neurosains untuk strategi investasi, perencanaan keuangan, dan manajemen risiko.

Menjadi lebih adaptif dalam menghadapi volatilitas pasar dengan pemahaman otak & emosi.

PROGRAM OUTCOME:

Mengidentifikasi bias dan distorsi emosional dalam pengambilan keputusan keuangan.

Meningkatkan ketepatan dalam prediksi dan manajemen risiko dengan wawasan neuroscience.

Memperkuat ketajaman finansial pribadi dan organisasi dalam situasi menekan.

Mengintegrasikan behavioral finance dan neuroscience dalam praktik kepemimpinan keuangan.

CORE SLIDE:

1 Pengenalan Neurofinance: Menghubungkan Otak, Emosi, dan Keuangan

2 Evolusi Behavioral Finance menuju Neurofinance

3 Bagaimana Otak Memproses Risiko dan Ketidakpastian Finansial

4 Loss Aversion, Fear, dan Greed dalam Keputusan Investasi

5 Overconfidence Bias dan Dampaknya pada Trading

6 Peran Prefrontal Cortex dalam Self-Control Finansial

7 Herding Effect: Mengapa Investor Sering Ikut-ikutan

8 Neurofinance dalam Perencanaan Keuangan & Wealth Management

9 Aplikasi Praktis untuk Investasi dan Pengelolaan Portofolio

10 Studi Kasus: Eksperimen Neurofinance dan Insight untuk Investor

Neuroeconomics

Kursus lintas disiplin yang mengeksplorasi bagaimana otak membuat keputusan ekonomi dalam kondisi penuh risiko dan ketidakpastian. Cocok bagi pemimpin strategi dan inovasi yang ingin memahami dasar neurologis dari keputusan ekonomi dan trade-off yang tidak rasional.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Peserta mampu menjelaskan konsep dasar neuroeconomics dan kaitannya dengan teori ekonomi klasik.
  • Peserta mampu mengidentifikasi peran otak dalam pengambilan keputusan finansial.
  • Peserta mampu menerapkan pemahaman neuroscience untuk menganalisis perilaku konsumen dan investor.
  • Peserta memahami implikasi neuroeconomics bagi bisnis, marketing, dan kebijakan publik.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memprediksi perilaku pengambilan keputusan dalam ketidakpastian menggunakan kerangka kerja berbasis otak.
  • Mengenali akar neurologis dari kesalahan penilaian dan keputusan ekonomi yang irasional.
  • Menerjemahkan teori ekonomi menjadi wawasan yang dapat diterapkan dalam strategi bisnis.
  • Memimpin dengan lebih lincah dengan memahami bagaimana otak memproses risiko dan imbal hasil.

Neuromarketing

Pendekatan berbasis cara kerja otak untuk memahami bagaimana konsumen memproses pesan, terhubung secara emosional, dan mengambil keputusan. Ditujukan bagi profesional marketing dan bisnis yang ingin melampaui teori psikologi umum, dan masuk ke pemahaman ilmiah tentang persepsi, emosi, dan tindakan beli.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Memahami bagaimana otak konsumen merespon iklan, branding, dan pengalaman produk.
  • Belajar menggunakan neuroscience untuk meningkatkan efektivitas marketing & komunikasi.
  • Kuasai tools dan eksperimen neuromarketing (eye-tracking, EEG, implicit test).
  • Terapkan strategi berbasis otak untuk meningkatkan engagement dan keputusan pembelian.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami pemicu emosional dan bawah sadar dalam perilaku konsumen.
  • Membangun strategi branding dan kampanye yang sesuai dengan cara otak memproses nilai.
  • Mengidentifikasi pemicu atensi, memori, dan keputusan berdasarkan bukti neuroscience.
  • Mengoptimalkan strategi pengaruh pelanggan dengan prinsip-prinsip kerja otak.

Neuroscience in the Organization

Pendekatan berbasis sains untuk memahami bagaimana otak merespons tekanan, ketidakpastian, dan perubahan dalam sistem organisasi. Kursus ini dirancang untuk pemimpin dan profesional HR agar dapat memahami perilaku tim dan efektivitas kepemimpinan melalui sudut pandang neuroscience, bukan sekadar teori manajemen biasa.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Memahami bagaimana otak manusia memengaruhi pengambilan keputusan, kolaborasi, dan produktivitas di organisasi.
  • Mendapatkan wawasan ilmiah tentang stress, motivasi, dan perubahan perilaku berbasis neuroscience.
  • Belajar menerapkan temuan neuroscience untuk meningkatkan kepemimpinan, komunikasi, dan kinerja tim.
  • Siap menggunakan pendekatan brain-based dalam transformasi budaya dan manajemen perubahan.

PROGRAM OUTCOME:

  • Menerapkan wawasan neuroscience untuk memimpin perubahan, mengelola stres, dan menghadapi resistensi tim.
  • Menguraikan pola kerja otak yang memengaruhi motivasi, resiliensi, dan disengagement karyawan.
  • Mendesain intervensi yang sesuai dengan cara otak belajar dan beradaptasi dalam sistem kompleks.
  • Meningkatkan dampak kepemimpinan dengan menyesuaikan praktik manajerial terhadap fungsi otak.

Managing Service Excellence

Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam membangun, mengelola, dan mempertahankan standar service excellence di organisasi. Peserta akan mempelajari prinsip utama pelayanan prima, strategi peningkatan berkelanjutan, serta cara menciptakan budaya kerja yang berorientasi pelanggan. Modul ini menggabungkan konsep, studi kasus, dan praktik lapangan agar peserta dapat menerapkan service excellence secara konsisten di lingkungan kerja.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Memahami konsep dan pilar utama service excellence.
  • Menguasai strategi menciptakan pengalaman pelanggan yang konsisten dan luar biasa.
  • Mengetahui cara mengukur, memantau, dan meningkatkan kualitas layanan.
  • Mengembangkan budaya pelayanan prima yang berkelanjutan.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami prinsip dan pilar service excellence.
  • Menyusun standar layanan dan service blueprint.
  • Mengidentifikasi kesenjangan antara harapan dan realita layanan.
  • Menggunakan metrik layanan seperti NPS, CSAT, dan SERVQUAL.

Handling Customer Complaints

Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan profesional dalam menangani keluhan pelanggan secara efektif. Peserta akan mempelajari strategi komunikasi, teknik penyelesaian masalah, dan pendekatan empatik untuk mengubah pengalaman negatif menjadi peluang meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Modul ini menggabungkan teori, studi kasus, dan simulasi agar peserta siap menghadapi berbagai situasi nyata di lapangan.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Memahami pentingnya penanganan keluhan sebagai bagian dari kualitas layanan.
  • Mengubah keluhan menjadi peluang membangun hubungan jangka panjang.
  • Menguasai teknik komunikasi yang meredakan emosi pelanggan.
  • Mengurangi risiko kehilangan pelanggan akibat penanganan yang kurang tepat.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami tipe dan penyebab keluhan pelanggan.
  • Menguasai langkah-langkah efektif dalam menangani keluhan.
  • Menerapkan teknik mendengarkan aktif (active listening) dan empati.
  • Menyampaikan solusi dengan bahasa yang positif dan meyakinkan.

Service Quality Essentials

Dengan semakin banyaknya pilihan yang tersedia bagi pelanggan, mempertahankan pelanggan yang sudah ada dan menarik pelanggan baru bergantung pada penyediaan pengalaman layanan yang luar biasa.

Namun, memberikan layanan yang konsisten dan berkualitas tinggi dapat menjadi tantangan yang kompleks, membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan pelanggan, komunikasi yang efektif, dan budaya yang berpusat pada pelanggan.

Pendekatan tradisional terhadap layanan pelanggan seringkali kurang efektif, hanya berfokus pada penyelesaian masalah daripada membangun hubungan jangka panjang.

Akibatnya, pelanggan mungkin merasa tidak puas, yang menyebabkan churn, promosi dari mulut ke mulut yang negatif, dan rusaknya reputasi perusahaan. Untuk berkembang di era yang berpusat pada pelanggan ini, organisasi harus berinvestasi dalam mengembangkan budaya layanan yang mengutamakan kepuasan dan loyalitas pelanggan.

Program “Service Quality Essentials” kami dirancang untuk membekali individu dengan pengetahuan dan keterampilan untuk memberikan layanan pelanggan yang luar biasa.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Memahami prinsip dasar layanan berkualitas yang membangun loyalitas pelanggan.
  • Mengetahui standar pelayanan yang diharapkan di berbagai industri.
  • Menguasai teknik komunikasi yang ramah, responsif, dan solutif.
  • Mampu menangani keluhan pelanggan secara profesional.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami definisi dan pentingnya service quality bagi bisnis.
  • Mengidentifikasi dimensi kualitas layanan (seperti SERVQUAL).
  • Menerapkan standar layanan yang konsisten di seluruh titik interaksi.
  • Mengembangkan keterampilan komunikasi layanan yang efektif.

Grooming & Business Manner

Program ini dirancang untuk membantu para profesional menampilkan citra diri yang profesional dan percaya diri melalui grooming yang tepat serta tata krama bisnis yang sesuai. Peserta akan mempelajari standar penampilan di dunia kerja, etiket berinteraksi dalam lingkungan profesional, dan cara membangun kesan positif sejak pertemuan pertama. Modul ini menggabungkan teori, demonstrasi, dan latihan praktis agar peserta mampu mengimplementasikannya langsung dalam keseharian kerja.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Mengetahui standar grooming profesional yang sesuai dengan industri dan posisi kerja.
  • Memahami pentingnya kesan pertama dalam membangun reputasi profesional.
  • Menguasai etika pertemuan, komunikasi, dan interaksi bisnis.
  • Meningkatkan rasa percaya diri melalui penampilan dan sikap yang tepat.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami prinsip professional grooming untuk pria dan wanita.
  • Menentukan gaya penampilan yang sesuai dengan citra perusahaan.
  • Menerapkan etika berkomunikasi, baik verbal maupun nonverbal.
  • Menguasai etiket pertemuan bisnis, jamuan, dan acara resmi.

Agile Project Management

Program ini memberikan pemahaman dan keterampilan praktis untuk mengelola proyek dengan pendekatan Agile. Peserta akan belajar prinsip, nilai, dan kerangka kerja Agile seperti Scrum dan Kanban untuk meningkatkan fleksibilitas, kolaborasi, dan kecepatan penyelesaian proyek. Modul ini dirancang agar peserta mampu mengaplikasikan Agile di berbagai konteks, baik dalam pengembangan produk, layanan, maupun transformasi organisasi.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Memahami filosofi dan prinsip Agile yang relevan dengan dinamika bisnis modern.
  • Menguasai kerangka kerja Scrum, Kanban, dan praktik Agile lainnya.
  • Meningkatkan kolaborasi tim dan transparansi progres proyek.
  • Mengurangi risiko keterlambatan dengan iterasi dan feedback loop cepat.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami prinsip dan nilai-nilai Agile (Agile Manifesto).
  • Mengetahui perbedaan Agile dengan manajemen proyek tradisional.
  • Menerapkan kerangka kerja Scrum, Kanban, dan Hybrid Agile.
  • Mengelola backlog, sprint, dan daily stand-up meeting.

Project Management Fundamentals

Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman menyeluruh mengenai prinsip dasar manajemen proyek yang efektif. Peserta akan mempelajari bagaimana merencanakan, mengorganisir, mengelola sumber daya, serta memantau progres untuk memastikan proyek selesai tepat waktu, sesuai anggaran, dan mencapai kualitas yang diharapkan. Modul ini menggunakan pendekatan praktis dengan studi kasus dan tools yang dapat langsung diterapkan di dunia kerja.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Memahami prinsip dasar manajemen proyek dari awal hingga akhir.
  • Menguasai metode perencanaan dan pengendalian proyek yang efisien.
  • Mengetahui cara mengelola risiko dan perubahan dalam proyek.
  • Mengoptimalkan koordinasi tim dan penggunaan sumber daya.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami siklus hidup proyek (project life cycle).
  • Mampu menyusun project charter dan rencana proyek yang komprehensif.
  • Menggunakan metode penjadwalan seperti Gantt Chart dan milestone tracking.
  • Mengelola anggaran, sumber daya, dan komunikasi proyek.

Problem-Solving & Decision-Making

Meski terdengar klise, lanskap bisnis yang berkembang pesat saat ini ditandai dengan meningkatnya kompleksitas, ambiguitas, dan ketidakpastian. Inilah sebabnya mengapa kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan yang tepat sangat penting bagi kesuksesan organisasi.

Karyawan di semua tingkatan dihadapkan pada rentetan tantangan, mulai dari gangguan operasional hingga dilema strategis, yang menuntut solusi cepat, efektif, dan inovatif.

Pendekatan pemecahan masalah tradisional seringkali gagal dalam mengatasi beragam tantangan di tempat kerja modern.

Ketergantungan yang berlebihan pada intuisi, pengalaman, atau metodologi yang ketinggalan zaman dapat menyebabkan keputusan yang kurang optimal, hilangnya peluang, dan peningkatan risiko. Kebutuhan akan pendekatan terstruktur, berbasis data, dan kreatif dalam pemecahan masalah menjadi semakin penting.

Program “Pemecahan Masalah & Pengambilan Keputusan” kami dirancang untuk membekali individu dengan perangkat dan pola pikir penting untuk menavigasi kompleksitas dan membuat pilihan yang tepat. Dengan menggabungkan pengetahuan teoretis dengan aplikasi praktis, kami bertujuan untuk memberdayakan peserta agar menjadi pemecah masalah yang percaya diri dan efektif.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Menguasai teknik pemecahan masalah yang sistematis dan terstruktur.
  • Meningkatkan kemampuan mengambil keputusan yang tepat dan cepat.
  • Mengurangi risiko kesalahan melalui analisis yang matang.
  • Menerapkan metode problem-solving yang relevan untuk dunia kerja.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami tahapan proses pemecahan masalah yang efektif.
  • Menggunakan teknik analisis akar masalah (root cause analysis).
  • Menerapkan berbagai model pengambilan keputusan.
  • Mempertimbangkan faktor risiko dan dampak sebelum memilih solusi.

Aligning Performance with KPI & OKR

KPIs dan OKR telah menjadi kerangka kerja populer untuk menetapkan tujuan, memantau kemajuan, dan mendorong hasil kinerja. Namun, banyak organisasi kesulitan untuk mengimplementasikan dan memanfaatkan alat-alat ini secara optimal. Tantangannya tidak hanya pada menetapkan tujuan yang ambisius, tetapi juga memastikan bahwa tujuan tersebut realistis, terukur, dan selaras dengan strategi bisnis keseluruhan.

Seringkali, KPI dan OKR dibuat secara terpisah, yang mengakibatkan ketidaksesuaian target, karyawan yang kurang termotivasi, dan kurangnya hasil nyata. Selain itu, tekanan untuk mencapai target yang tidak realistis dapat menciptakan lingkungan kerja yang toksik dan menghambat inovasi.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Memahami perbedaan dan hubungan antara KPI (Key Performance Indicator) & OKR (Objectives and Key Results).
  • Mampu menyelaraskan target individu dan tim dengan strategi organisasi.
  • Mengoptimalkan kinerja tim melalui sasaran yang terukur dan relevan.
  • Menghindari miskomunikasi target yang dapat menghambat pencapaian.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami konsep, fungsi, dan perbedaan KPI & OKR.
  • Menyusun KPI dan OKR yang selaras dengan visi, misi, dan strategi organisasi.
  • Menerjemahkan sasaran strategis ke dalam target operasional yang terukur.
  • Mengintegrasikan KPI & OKR ke dalam proses penilaian kinerja.

Mastering Workload & Productivity

Di era kerja modern saat ini, karyawan tidak hanya dihadapkan pada tugas-tugas harian yang padat, tetapi juga pada tuntutan produktivitas tinggi dan kemampuan untuk mencapai target dalam waktu singkat. Hal ini seringkali menjadi tantangan, terutama bagi pekerja muda dari generasi Z yang mulai memasuki dunia kerja dan perlu beradaptasi dengan ritme serta ekspektasi korporasi yang ketat. Bagi manajer menengah dan mereka yang baru pertama kali menjadi pemimpin tim, tekanan ini diperbesar dengan tanggung jawab tambahan dalam memimpin, mengarahkan, serta memastikan kinerja tim berada pada standar yang diharapkan.

Namun, bagaimana agar Anda dapat “menyelesaikan segala sesuatu” dengan efisien tanpa merasa terbebani? Pelatihan Mastering Workload & Productivity hadir sebagai solusi praktis untuk mengelola waktu, memprioritaskan tugas, dan menetapkan strategi yang efektif. Dalam pelatihan ini, Anda akan memahami cara-cara untuk mengatasi tekanan kerja, mengembangkan fokus yang mendalam, dan mencapai hasil nyata dengan lebih mudah. Pelatihan ini bukan sekadar tentang produktivitas, tetapi juga tentang bagaimana menjadi pemimpin dan pekerja yang efektif di setiap situasi

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Menguasai teknik mengelola beban kerja agar tetap produktif tanpa burnout.
  • Memahami cara memprioritaskan tugas berdasarkan urgensi dan dampak.
  • Menemukan strategi kerja yang efisien untuk memaksimalkan waktu.
  • Mengurangi stres akibat penumpukan pekerjaan melalui manajemen yang terstruktur.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami konsep manajemen waktu dan prioritas yang efektif.
  • Mengidentifikasi penyebab utama overload pekerjaan.
  • Menggunakan metode prioritas seperti Eisenhower Matrix dan Pareto Principle.
  • Menerapkan teknik batching, time blocking, dan pomodoro.

Winning the Audience with Story Telling

Terkadang yang Anda butuhkan hanyalah cerita yang bagus. Dengan begitu banyak pesan yang bersaing untuk mendapatkan perhatian, tampil menonjol membutuhkan lebih dari sekadar menyampaikan informasi; melainkan membutuhkan cerita yang menarik. Cerita memiliki kekuatan untuk terhubung dengan orang-orang secara emosional, menginspirasi tindakan, dan membangun hubungan yang langgeng.

Sayangnya, banyak profesional kesulitan mengubah ide yang kompleks menjadi narasi yang menarik. Baik itu saat mempresentasikan produk baru, mempresentasikan hasil keuangan, atau menginspirasi tim, kemampuan untuk menceritakan kisah yang menarik dapat menjadi pembeda antara kesuksesan dan kegagalan.

Program “Memenangkan Audiens dengan Bercerita” kami dirancang untuk membekali individu dengan keterampilan penting untuk menyusun dan menyampaikan kisah-kisah memikat yang beresonansi dengan audiens mereka.

Dengan memahami seni bercerita, Anda dapat meningkatkan keterampilan komunikasi, membangun hubungan yang lebih kuat, dan mencapai tujuan profesional Anda.

Program ini menawarkan pendekatan komprehensif untuk mengembangkan kemampuan bercerita Anda. Melalui kombinasi instruksi ahli, latihan praktis, dan studi kasus dunia nyata, Anda akan belajar cara menyusun narasi menarik yang beresonansi dengan audiens Anda dan mendorong tindakan.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Menguasai teknik storytelling untuk membuat presentasi dan komunikasi lebih memikat.
  • Menyampaikan pesan yang mudah diingat melalui alur cerita yang terstruktur.
  • Mengubah data dan fakta menjadi narasi yang menggerakkan audiens untuk bertindak.
  • Membangun koneksi emosional dengan audiens di berbagai konteks profesional.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami elemen utama storytelling yang efektif.
  • Merancang alur cerita yang selaras dengan tujuan komunikasi.
  • Menggunakan karakter, konflik, dan resolusi untuk memperkuat pesan.
  • Menggabungkan data dengan narasi untuk menciptakan dampak emosional.

High Impact Business Presentation

Presentasi telah berevolusi dari sekadar informasi yang melimpah menjadi pengalaman dinamis yang dapat menginspirasi, membujuk, dan mendorong tindakan. Namun, banyak profesional kesulitan untuk memikat audiens mereka, menyampaikan pesan yang menarik, dan meninggalkan dampak yang bertahan lama.

Dari presentasi di ruang rapat hingga presentasi klien, tekanan untuk memberikan penampilan yang luar biasa selalu ada. Rasa takut berbicara di depan umum, ditambah dengan kerumitan dalam menciptakan visual yang menarik dan menyusun narasi yang koheren, bisa sangat membebani.

Konsekuensi dari presentasi yang tidak efektif sangat luas, mulai dari hilangnya peluang hingga reputasi yang rusak.

Untuk mengatasi tantangan ini, kami telah mengembangkan program “Presentasi Bisnis Berdampak Tinggi”. Tujuan kami adalah untuk memberdayakan individu dengan perangkat dan kepercayaan diri untuk menjadi presenter yang luar biasa, yang mampu menyampaikan presentasi yang persuasif dan berkesan yang mendorong hasil.

Program ini dirancang untuk mengubah Anda menjadi presenter yang percaya diri dan efektif. Melalui kombinasi instruksi ahli, praktik langsung, dan umpan balik yang dipersonalisasi, Anda akan belajar cara menyusun presentasi yang menarik, menyampaikannya dengan berdampak, dan menangani sesi tanya jawab dengan mudah.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Menguasai keterampilan presentasi bisnis yang mampu mempengaruhi keputusan audiens.
  • Menyampaikan pesan bisnis secara ringkas, jelas, dan memikat.
  • Menggabungkan storytelling, data, dan visual untuk menciptakan presentasi berdampak tinggi.
  • Meningkatkan kepercayaan diri saat berbicara di depan eksekutif, klien, atau investor.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami struktur presentasi bisnis yang efektif dan meyakinkan.
  • Mengidentifikasi audiens dan menyesuaikan pesan sesuai kebutuhan mereka.
  • Menerapkan teknik storytelling untuk memperkuat pesan utama.
  • Menggunakan visualisasi data yang ringkas dan powerful.

Mastering Power Point Visual Design

PowerPoint, sebagai alat presentasi yang umum digunakan, berpotensi menjadi sekutu yang ampuh dalam menyampaikan ide, memikat audiens, dan mendorong pengambilan keputusan. Namun, membuat slide yang menarik secara visual dan informatif seringkali terbukti menjadi tugas yang berat.

Banyak profesional kesulitan merancang slide yang tidak hanya indah secara estetika tetapi juga jelas, ringkas, dan berdampak. Terlalu bergantung pada templat, slide yang berantakan, dan teks yang berlebihan dapat menghambat komunikasi dan mengurangi efektivitas presentasi secara keseluruhan.

Konsekuensi dari slide yang dirancang dengan buruk bisa sangat parah, mulai dari hilangnya peluang hingga kredibilitas yang rusak.

Menyadari pentingnya komunikasi visual, kami telah mengembangkan program “Mastering PowerPoint Visual Design”.

Tujuan kami adalah membekali Anda dengan keterampilan dan pengetahuan untuk menciptakan presentasi yang memukau dan efektif yang meninggalkan kesan abadi.

Program ini dirancang untuk mengubah Anda dari pemula PowerPoint menjadi pendongeng visual yang terampil. Melalui kombinasi instruksi ahli, latihan langsung, dan studi kasus dunia nyata, Anda akan belajar cara membuat presentasi yang menarik dan informatif secara visual yang memikat audiens Anda.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Meningkatkan kualitas presentasi agar terlihat profesional dan memikat audiens.
  • Menguasai teknik desain visual yang membuat slide lebih ringkas, jelas, dan impactful.
  • Memahami prinsip desain yang memandu audiens memahami pesan utama.
  • Menggunakan fitur PowerPoint secara optimal untuk desain kreatif tanpa software tambahan.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami prinsip desain visual untuk presentasi yang efektif.
  • Menggunakan layout, warna, dan tipografi secara tepat untuk membangun identitas visual.
  • Mengoptimalkan gambar, ikon, dan ilustrasi agar pesan lebih menarik.
  • Membuat slide yang ringkas namun penuh makna.

Mastering Excel Data Visualization

Excel telah menjadi alat de facto untuk mengelola dan menganalisis informasi. Namun, meskipun Excel sangat canggih untuk perhitungan dan manipulasi data, mengomunikasikan wawasan secara efektif melalui visualisasi bisa menjadi tantangan yang berat.

Ketergantungan yang berlebihan pada rumus yang kompleks dan spreadsheet yang rumit seringkali mengaburkan inti permasalahan, sehingga menyulitkan penyampaian informasi yang bermakna kepada para pemangku kepentingan.

Kesenjangan antara data dan pemahaman ini telah mendorong meningkatnya kebutuhan akan individu yang dapat mengubah data mentah menjadi narasi visual yang menarik. Kemampuan untuk menciptakan visualisasi yang jelas, ringkas, dan berdampak sangat penting untuk mendorong pengambilan keputusan, mengungkap tren, dan mengomunikasikan informasi kompleks secara efektif.

Program “Menguasai Visualisasi Data Excel” kami dirancang untuk menjembatani kesenjangan ini dengan membekali Anda dengan keterampilan dan pengetahuan untuk membuka potensi penuh kemampuan visualisasi Excel. Dengan menguasai seni penceritaan data, Anda akan mampu mengomunikasikan temuan Anda secara jelas dan persuasif, mendorong tindakan dan hasil.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Menguasai teknik visualisasi data yang memukau dan informatif di Microsoft Excel.
  • Mempercepat proses analisis dan penyajian data agar mudah dipahami audiens.
  • Meningkatkan profesionalisme laporan dan dashboard Anda.
  • Menggunakan fitur-fitur Excel secara optimal tanpa perlu software tambahan.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami prinsip desain visualisasi data yang efektif.
  • Menggunakan berbagai jenis chart dan grafik sesuai kebutuhan analisis.
  • Membuat dynamic chart dan interactive dashboard di Excel.
  • Menerapkan teknik conditional formatting untuk menonjolkan insight penting.

Driving High Performing Sales Team

Membangun tim penjualan berkinerja tinggi merupakan tantangan kompleks yang menuntut kepemimpinan strategis, pembinaan yang efektif, dan pemahaman mendalam tentang motivasi manusia.

Para pemimpin penjualan menghadapi tekanan yang semakin besar untuk memberikan hasil sambil memelihara budaya kinerja tinggi. Tantangannya tidak hanya terletak pada perekrutan talenta terbaik, tetapi juga dalam mengembangkan keterampilan mereka, menumbuhkan semangat kolaboratif, dan menginspirasi mereka untuk mencapai potensi penuh mereka.

Banyak pemimpin penjualan bergulat dengan masalah seperti moral yang rendah, tingkat pergantian karyawan yang tinggi, dan kinerja yang tidak konsisten. Gaya manajemen tradisional, yang seringkali ditandai dengan manajemen mikro dan fokus pada target individu, dapat menghambat motivasi dan kolaborasi tim.

Untuk berkembang dalam lanskap kompetitif ini, para pemimpin penjualan harus mengadopsi pendekatan yang lebih holistik yang memprioritaskan pengembangan tim, pembinaan, dan bimbingan.

Program “Mendorong Tim Penjualan Berkinerja Tinggi” kami dirancang untuk membekali para pemimpin penjualan dengan perangkat dan strategi untuk membangun dan memimpin tim penjualan berkinerja tinggi. Dengan berfokus pada dinamika tim, pembinaan, dan motivasi, kami bertujuan untuk memberdayakan para pemimpin penjualan guna menciptakan budaya keunggulan, mendorong pertumbuhan penjualan, dan mencapai kesuksesan berkelanjutan.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Mempelajari strategi memimpin tim penjualan agar mencapai target secara konsisten.
  • Memahami cara membangun budaya kinerja tinggi yang berorientasi pada hasil.
  • Menguasai teknik motivasi dan coaching untuk meningkatkan performa individu.
  • Memanfaatkan data penjualan untuk mengarahkan strategi tim secara efektif.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami karakteristik tim penjualan berkinerja tinggi.
  • Menetapkan target yang menantang namun realistis.
  • Menggunakan KPI dan dashboard penjualan untuk memantau kinerja.
  • Mengimplementasikan strategi motivasi dan penghargaan yang efektif

Consultative Selling Techniques

Dalam lingkungan bisnis modern, pendekatan penjualan yang semata-mata berfokus pada produk tidak lagi cukup. Pelanggan saat ini mencari lebih dari sekedar produk atau jasa; mereka membutuhkan solusi yang dapat mengatasi kebutuhan dan tantangan spesifik mereka. Di sinilah pentingnya Consultative Selling—sebuah pendekatan penjualan yang berfokus pada pemahaman mendalam terhadap pelanggan, dengan tujuan membangun hubungan jangka panjang berbasis kepercayaan dan nilai tambah.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Menguasai pendekatan penjualan berbasis kebutuhan (needs-based selling) untuk membangun hubungan jangka panjang.
  • Memposisikan diri sebagai konsultan tepercaya, bukan sekadar penjual produk.
  • Meningkatkan peluang penjualan melalui pemahaman mendalam terhadap tantangan klien.
  • Menghadirkan solusi yang relevan dan bernilai tinggi bagi prospek.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami prinsip dan filosofi consultative selling.
  • Menguasai teknik active listening untuk menggali kebutuhan klien.
  • Mampu mengajukan pertanyaan strategis untuk menemukan pain points.
  • Merancang solusi yang selaras dengan prioritas dan tujuan klien.

Persuasive Sales Pitching

Kemampuan untuk memikat dan membujuk calon pelanggan dalam hitungan menit kini semakin penting. Dengan rentang perhatian yang lebih pendek dan informasi yang melimpah, tenaga penjualan dihadapkan pada tantangan berat untuk menembus kebisingan dan menyampaikan promosi yang menarik dan beresonansi dengan audiens mereka.

Kegagalan menyampaikan promosi yang persuasif dapat berakibat fatal, termasuk hilangnya kesepakatan, rusaknya reputasi, dan penurunan pendapatan penjualan. Untuk berkembang dalam lingkungan berisiko tinggi ini, para profesional penjualan harus menguasai seni komunikasi dan penceritaan yang persuasif.

Program “Persuasive Sales Pitching” kami dirancang untuk membekali para profesional penjualan dengan keterampilan dan strategi untuk menciptakan dan menyampaikan promosi yang efektif dan mendorong hasil. Dengan berfokus pada pemahaman kebutuhan pelanggan, menyusun narasi yang menarik, dan menguasai seni persuasi, peserta akan belajar cara memikat audiens, mengatasi keberatan, dan menutup kesepakatan dengan percaya diri.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Menguasai teknik pitching yang memikat dan mendorong prospek untuk bertindak.
  • Menyampaikan nilai produk/jasa secara singkat namun berdampak tinggi.
  • Menggabungkan storytelling, data, dan bukti untuk memperkuat argumen.
  • Meningkatkan kemampuan membangun kepercayaan dalam waktu singkat

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami elemen penting dari sales pitch yang efektif.
  • Menyesuaikan pitch sesuai kebutuhan dan karakteristik prospek.
  • Menggunakan kerangka presentasi yang memandu audiens menuju keputusan.
  • Menyampaikan pesan yang jelas, relevan, dan meyakinkan.

Closing Deals Fundamentals

Dalam dunia penjualan, mendapatkan minat dari calon pelanggan hanyalah permulaan. Tantangan terbesar adalah bagaimana mengonversi minat tersebut menjadi kesepakatan nyata. Banyak tenaga penjualan, terutama mereka yang baru atau masih beradaptasi, merasa kurang percaya diri atau ragu saat harus melakukan closing atau penutupan transaksi. Ini adalah momen krusial, di mana karyawan sering kali merasa tertekan untuk mencapai target atau menyeimbangkan ekspektasi pelanggan dengan tujuan perusahaan.

Closing Deals Fundamentals hadir sebagai solusi untuk membekali Anda dengan keterampilan dan strategi penutupan transaksi yang efektif. Pelatihan ini akan membantu Anda memahami teknik closing yang tepat, membaca tanda-tanda kesiapan pelanggan, serta memaksimalkan peluang yang ada untuk mencapai target penjualan dengan percaya diri.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Memahami langkah-langkah kunci untuk menutup kesepakatan secara efektif.
  • Menguasai teknik komunikasi yang mendorong keputusan pembelian.
  • Membangun rasa percaya dan komitmen dari prospek atau klien.
  • Mengurangi risiko kehilangan deal di tahap akhir proses penjualan.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami psikologi dan dinamika tahap penutupan penjualan.
  • Mampu mengenali tanda-tanda prospek siap mengambil keputusan.
  • Menggunakan berbagai teknik closing yang sesuai dengan situasi.
  • Mengatasi keberatan atau keraguan prospek dengan percaya diri.

Engaging Team with Compliance

Program ini dirancang untuk membantu pemimpin dan manajer membangun keterlibatan tim dalam penerapan kebijakan, prosedur, dan regulasi perusahaan (compliance). Peserta akan mempelajari cara menyampaikan aturan secara efektif, menumbuhkan kesadaran pentingnya kepatuhan, serta menciptakan budaya kerja yang mematuhi regulasi tanpa mengurangi semangat dan kreativitas tim. Modul ini menggabungkan teori, studi kasus, dan strategi praktis untuk memastikan compliance dijalankan dengan partisipasi aktif seluruh anggota tim.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Memahami peran pemimpin dalam memastikan kepatuhan tim terhadap aturan dan kebijakan.
  • Mampu mengkomunikasikan compliance dengan cara yang jelas dan membangun.
  • Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya integritas dan akuntabilitas di tim.
  • Mengurangi risiko pelanggaran yang dapat merugikan perusahaan.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami konsep compliance dan dampaknya terhadap kinerja organisasi.
  • Mengkomunikasikan kebijakan dan prosedur secara efektif kepada tim.
  • Menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab dalam penerapan compliance.
  • Mengintegrasikan kepatuhan ke dalam proses kerja sehari-hari.

Embracing The Leadership Role

Program ini dirancang untuk membantu calon pemimpin maupun pemimpin baru memahami peran dan tanggung jawab kepemimpinan secara menyeluruh. Peserta akan mempelajari mindset, keterampilan, dan perilaku yang dibutuhkan untuk memimpin tim secara efektif. Fokus pelatihan adalah bagaimana bertransisi dari peran individu menjadi pemimpin yang menginspirasi, memotivasi, dan memberdayakan tim untuk mencapai tujuan bersama.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Memahami tantangan dan ekspektasi saat memasuki peran kepemimpinan.
  • Mengembangkan mindset pemimpin yang visioner dan berorientasi hasil.
  • Menguasai keterampilan membangun kepercayaan dan kredibilitas di mata tim.
  • Mengetahui strategi mengarahkan, memotivasi, dan memberdayakan anggota tim.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami transisi peran dari individu menjadi pemimpin.
  • Mengidentifikasi gaya kepemimpinan yang efektif sesuai konteks tim.
  • Membangun hubungan kerja yang solid melalui komunikasi yang jelas dan terbuka.
  • Mengembangkan kemampuan memotivasi dan menginspirasi tim.

Developing & Empowering Talents

Program ini dirancang untuk membekali para pemimpin, manajer, dan praktisi HR dengan keterampilan dan strategi dalam mengembangkan serta memberdayakan talenta di organisasi. Peserta akan mempelajari cara mengidentifikasi potensi, merancang program pengembangan, serta menciptakan lingkungan kerja yang memotivasi dan mendukung pertumbuhan individu. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan setiap talenta dapat berkontribusi optimal terhadap pencapaian tujuan strategis perusahaan.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Memahami pentingnya pengelolaan talenta bagi keberlanjutan bisnis.
  • Mampu mengidentifikasi dan memetakan potensi karyawan.
  • Menguasai strategi pengembangan keterampilan sesuai kebutuhan bisnis.
  • Mengetahui teknik memberdayakan tim untuk meningkatkan kinerja.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami konsep talent management dan talent empowerment.
  • Mengidentifikasi talenta dengan potensi tinggi di organisasi.
  • Merancang rencana pengembangan yang sesuai untuk setiap individu.
  • Menerapkan metode coaching, mentoring, dan feedback efektif.

Leading with Self Awareness

Program ini dirancang untuk membantu para pemimpin memahami kekuatan dan area pengembangan diri mereka melalui peningkatan kesadaran diri (self-awareness). Peserta akan mempelajari bagaimana mengenali pola perilaku, nilai, emosi, dan bias pribadi yang memengaruhi cara mereka memimpin. Dengan pemahaman yang lebih dalam tentang diri sendiri, pemimpin dapat membuat keputusan yang lebih bijak, membangun hubungan yang lebih kuat, dan menciptakan dampak positif dalam tim maupun organisasi.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Memahami pentingnya kesadaran diri dalam kepemimpinan yang efektif.
  • Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan pribadi untuk pengembangan berkelanjutan.
  • Mengelola emosi dan respon dalam situasi kepemimpinan yang menantang.
  • Meningkatkan kepercayaan diri dan kredibilitas sebagai pemimpin.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami konsep self-awareness dan kaitannya dengan efektivitas kepemimpinan.
  • Mengidentifikasi nilai, keyakinan, dan pola perilaku pribadi.
  • Menggunakan umpan balik (feedback) untuk peningkatan diri.
  • Mengelola emosi dan bias dalam pengambilan keputusan.

Inovasi Berkelanjutan melalui Budaya Diversity & Inclusion

Pelatihan ini menunjukkan bagaimana keberagaman perspektif dapat menjadi kekuatan utama dalam mendorong inovasi dan pertumbuhan bisnis. Peserta akan memahami cara mengintegrasikan D&I ke dalam strategi organisasi, meningkatkan keterlibatan karyawan, dan mengoptimalkan kolaborasi lintas fungsi untuk hasil yang lebih kreatif dan kompetitif.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Menjadikan keberagaman sebagai sumber keunggulan kompetitif perusahaan.
  • Mendorong ide-ide kreatif dan inovasi lintas fungsi.
  • Mengintegrasikan nilai D&I dalam strategi bisnis jangka panjang.
  • Memperkuat daya saing perusahaan di pasar global.

PROGRAM OUTCOME:

  • Pemahaman strategi D&I sebagai pendorong inovasi bisnis.
  • Keterampilan mengelola ide beragam untuk solusi kreatif.
  • Framework untuk mengintegrasikan D&I dalam rencana strategis perusahaan.
  • Roadmap membangun budaya yang mendukung inovasi berkelanjutan.

Workplace Equity & Psychological Safety

Program ini berfokus pada cara membangun budaya yang memberikan akses setara bagi seluruh karyawan untuk berkembang, serta menciptakan rasa aman dalam menyampaikan ide, masukan, maupun kritik tanpa rasa takut. Peserta akan mempelajari praktik kepemimpinan dan kebijakan yang mendukung keadilan dan kesejahteraan karyawan.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Menjadi perusahaan yang mendukung akses dan kesempatan yang setara bagi semua karyawan.
  • Meningkatkan keterbukaan dan partisipasi dalam menyampaikan ide atau masalah.
  • Memperkuat rasa saling percaya dan kerja sama lintas level.
  • Menurunkan tingkat stres dan turnover karyawan.

PROGRAM OUTCOME:

  • Pemahaman mendalam tentang konsep equity dan psychological safety.
  • Teknik membangun kepercayaan dan komunikasi yang mendukung rasa aman.
  • Rencana penerapan kebijakan dan praktik yang lebih adil di tempat kerja.
  • Peningkatan kepuasan dan retensi karyawan melalui budaya yang sehat.

Mengelola Unconscious Bias di Tempat Kerja

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan karyawan dalam mengenali serta mengurangi bias bawah sadar yang dapat memengaruhi keputusan bisnis, seperti perekrutan, promosi, dan interaksi sehari-hari. Program ini memberikan strategi praktis untuk mendukung keadilan dan kesetaraan di seluruh level organisasi.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Memahami bias bawah sadar yang sering tidak disadari namun berdampak besar pada keputusan bisnis.
  • Meningkatkan objektivitas dalam rekrutmen, penilaian kinerja, dan promosi.
  • Mendukung terciptanya organisasi yang lebih adil dan setara.
  • Mengurangi potensi risiko reputasi akibat praktik diskriminatif.

PROGRAM OUTCOME:

  • Kemampuan mengenali dan mengelola bias pribadi dan tim.
  • Teknik praktis untuk mengambil keputusan berbasis data dan objektif.
  • Meningkatkan kesetaraan dalam proses HR dan manajerial.
  • Action plan untuk meminimalisir bias di area kerja masing-masing.

Inclusive Leadership: Membangun Tim yang Kuat dan Beragam

Program ini membantu para pemimpin memimpin tim dengan keberagaman latar belakang, generasi, dan budaya secara efektif. Peserta akan mempelajari keterampilan untuk mendorong kolaborasi, mengurangi diskriminasi, dan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif sehingga setiap anggota tim dapat memberikan kontribusi terbaiknya.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Kepemimpinan inklusif meningkatkan keterlibatan dan loyalitas karyawan.
  • Mengurangi risiko konflik dan diskriminasi dalam tim.
  • Menjadi pemimpin yang dipercaya dan mampu memaksimalkan potensi seluruh anggota.
  • Memperkuat citra perusahaan sebagai tempat kerja yang modern dan adil.

PROGRAM OUTCOME:

  • Meningkatkan kemampuan memimpin tim lintas latar belakang.
  • Menguasai teknik komunikasi dan kolaborasi yang inklusif.
  • Mampu mengenali dan mengatasi hambatan integrasi tim beragam.
  • Rencana aksi konkret untuk membangun budaya kepemimpinan inklusif.

Culture Agents in Action: Mendorong Transformasi Budaya dari Dalam Organisasi

Program ini ditujukan bagi para agen perubahan budaya (Culture Agents, Champions, Role Models) yang berperan aktif dalam menyebarkan dan menguatkan budaya organisasi. Peserta akan belajar peran strategis mereka dalam membentuk ekosistem budaya, memengaruhi tanpa otoritas, serta merancang kampanye internal yang efektif dan berdampak. Sangat relevan bagi organisasi yang ingin mempercepat adopsi budaya secara organik dan berkelanjutan dari dalam.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Ditunjuk sebagai agen budaya, champion, atau internal influencer.
  • Ingin tahu cara efektif menyebarkan budaya secara organik.
  • Ingin memengaruhi rekan kerja meski tanpa posisi formal.
  • Ingin merancang inisiatif budaya yang berdampak dan berkelanjutan.

PROGRAM OUTCOME:

  • Mengenali peran dan tanggung jawab seorang Culture Agent.
  • Mampu merancang kampanye atau aktivitas internal berbasis budaya.
  • Menguasai teknik influencing dan komunikasi tanpa otoritas formal.
  • Meningkatkan keterlibatan tim dalam transformasi budaya organisasi.

Living the Values: Menjadikan Nilai-Nilai Inti Sebagai Perilaku Sehari-hari

Program ini membantu karyawan di semua level untuk memahami, menginternalisasi, dan mempraktikkan nilai-nilai perusahaan secara nyata dalam rutinitas kerja. Melalui pendekatan mikro-habits dan pengambilan keputusan berbasis nilai, peserta belajar menyelaraskan perilaku harian dengan jati diri organisasi. Program ini menjadi fondasi dalam membangun budaya yang otentik, konsisten, dan hidup dalam setiap individu.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Sering merasa nilai perusahaan hanya sekadar slogan di dinding.
  • Ingin memahami cara menerapkan nilai secara nyata dalam pekerjaan.
  • Ingin menjadikan nilai sebagai kompas dalam pengambilan keputusan.
  • Ingin memperkuat budaya organisasi dari level individu.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami makna dan relevansi nilai-nilai inti perusahaan.
  • Mampu mengubah nilai menjadi perilaku konkret dan dapat diobservasi.
  • Mengembangkan kebiasaan (micro-habits) yang mencerminkan nilai.
  • Meningkatkan konsistensi antara kata, tindakan, dan nilai.

Culture-Driven Leadership: Memimpin Melalui Keteladanan Nilai Perusahaan

Program ini membekali para pemimpin dengan prinsip dan keterampilan untuk menjadi penggerak utama budaya organisasi melalui keteladanan (role modeling) dan keputusan yang konsisten dengan nilai-nilai inti perusahaan. Peserta akan mengeksplorasi cara-cara memimpin yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga memperkuat karakter tim dan membentuk pola pikir budaya dalam keseharian. Ideal untuk middle dan senior leaders yang ingin memperkuat jejak kepemimpinannya melalui budaya.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Ingin memimpin dengan integritas dan selaras dengan nilai perusahaan.
  • Merasa budaya belum menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan.
  • Ingin menjadi role model dan inspirasi budaya bagi tim.
  • Ingin memperkuat dampak kepemimpinan

PROGRAM OUTCOME:

  • Menyadari peran pemimpin sebagai pembentuk dan penjaga budaya.
  • Mampu menyelaraskan keputusan dan tindakan dengan nilai organisasi.
  • Menggunakan storytelling dan ritual sebagai sarana pembentukan budaya.
  • Meningkatkan kemampuan mengelola percakapan sulit secara berbudaya.

Culture of Accountability: Membangun Tanggung Jawab Sebagai Budaya Kerja

Program ini dirancang untuk membantu individu dan tim membangun budaya kerja yang bertanggung jawab, proaktif, dan hasil-akhir. Peserta akan memahami perbedaan antara accountability dan blame, serta dilengkapi dengan keterampilan untuk memperkuat rasa kepemilikan (ownership) terhadap tugas dan hasil kerja. Melalui pendekatan reflektif dan aplikatif, peserta diajak mengembangkan kebiasaan dan komunikasi yang mendorong budaya akuntabilitas di tempat kerja.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Ingin membangun mindset kepemilikan dan tanggung jawab pribadi yang kuat.
  • Sering menghadapi tantangan “lempar tanggung jawab” dalam tim.
  • Ingin menciptakan budaya kerja yang berfokus pada hasil, bukan alasan.
  • Ingin meningkatkan kejelasan ekspektasi dan follow-up kinerja tim.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami perbedaan antara accountability, responsibility, dan blame.
  • Meningkatkan kompetensi komunikasi yang membangun komitmen.
  • Mampu menciptakan sistem kerja yang mendorong akuntabilitas kolektif.
  • Mengembangkan perilaku sehari-hari yang mencerminkan ownership.

The Art of Persuasion & Negotiation

Dalam dunia kerja yang serba cepat dan kompetitif, kemampuan untuk berkomunikasi secara persuasif dan bernegosiasi dengan baik adalah kunci untuk membuka banyak kesempatan, membangun hubungan profesional yang kokoh, dan mencapai tujuan secara efektif. Bagi generasi muda yang masih meniti karir, manajer menengah yang memiliki tanggung jawab lebih besar, serta mereka yang baru pertama kali memimpin tim, tantangan utama terletak pada bagaimana cara menyampaikan ide dan argumen secara efektif tanpa menimbulkan konflik.

Pelatihan The Art of Persuasion & Negotiation dirancang untuk membantu Anda menguasai keterampilan penting ini, mulai dari memahami psikologi audiens, menyampaikan argumen secara meyakinkan, hingga memanfaatkan teknik negosiasi yang strategis. Pelatihan ini memberikan panduan praktis untuk mengasah kemampuan persuasi dan negosiasi yang akan mendukung kesuksesan Anda dalam berinteraksi dengan berbagai pihak di tempat kerja—baik rekan kerja, atasan, maupun klien.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Menguasai keterampilan penting untuk mempengaruhi orang lain secara etis dan efektif.
  • Meningkatkan kemampuan membangun hubungan profesional yang kuat dan saling menguntungkan.
  • Memperoleh strategi negosiasi yang teruji untuk mencapai kesepakatan terbaik.
  • Memahami bagaimana psikologi manusia memengaruhi proses persuasi dan negosiasi.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami prinsip-prinsip psikologi di balik persuasi yang efektif.
  • Merancang strategi negosiasi berbasis tujuan dan kepentingan semua pihak.
  • Membangun kredibilitas dan kepercayaan sejak awal interaksi.
  • Menggunakan teknik komunikasi verbal dan nonverbal untuk memengaruhi keputusan.

Being Assertive in Communication

Di tempat kerja yang penuh dinamika, kemampuan untuk berkomunikasi secara tegas dan lugas—tanpa terlihat agresif atau sebaliknya, terlalu pasif—adalah salah satu kunci untuk meraih kesuksesan. Namun, banyak karyawan, khususnya pekerja muda dari generasi Z, masih merasa ragu atau tidak yakin dalam menyampaikan pendapat, meminta bantuan, atau menolak permintaan yang tidak realistis. Hal ini menjadi lebih menantang lagi bagi manajer menengah dan pemimpin tim baru yang harus menjaga keseimbangan antara keberanian bersikap dan keharmonisan di dalam tim.

Pelatihan Being Assertive in Communication dirancang untuk membantu Anda menjadi lebih percaya diri dalam berkomunikasi dengan cara yang asertif, yakni mampu menyampaikan keinginan, pendapat, dan batasan dengan jelas dan hormat. Dengan komunikasi yang asertif, Anda akan mampu membangun hubungan profesional yang positif dan produktif, serta menciptakan lingkungan kerja yang saling menghargai.

WHY YOU SHOULD JOIN:

  • Lebih percaya diri saat menyampaikan pendapat.
  • Membangun hubungan profesional yang sehat dan saling menghargai.
  • Mampu mengatasi konflik tanpa drama atau rasa bersalah.
  • Menjadi sosok yang tegas, jelas, namun tetap empatik.

PROGRAM OUTCOME:

  • Memahami perbedaan komunikasi pasif, agresif, dan asertif.
  • Mengidentifikasi hambatan pribadi dalam bersikap asertif.
  • Menggunakan bahasa verbal dan nonverbal yang mendukung asertivitas.
  • Menyampaikan pendapat atau menolak permintaan secara sopan namun tegas.

Langkah 2: Pilih Mentor

Note: Anda bisa memilih s.d. 3 mentor

Nursyamsi Rina Surya

Nursyamsi Rina Surya

Former Marketing Director

The Coca – Cola Company

Pambudi Sunarsihanto

Pambudi Sunarsihanto

Praktisi HUMAN RESOURCES
Pernah menjadi HR Director di 5 perusahaan di Indonesia
Lyra Puspa

Lyra Puspa

Founder & President
Vanaya & Co

Reny Futsy Yama

Reny Futsy Yama

Chief Marketing Officer
PT Astra Digital Arta (Astrapay)

Mohammad Haekal

Mohammad Haekal

Senior Researcher
Vanaya Indonesia

Gusman Nawanir

Gusman Nawanir

Founder
Scholar Zone International

Mety Yusantiati

Mety Yusantiati

Former CEO – TICMI

Dr Dwi Heriyanto B

Dr Dwi Heriyanto B

Former Chief Executive Officer – Produksi Film Negara

Dharma Syahputra

Dharma Syahputra

Former Chief Human Capital Officer – PT. Kimia Farma,  TBK

Irzan Raditya

Irzan Raditya

CEO & Co Founder – Kata.ai

Albertha Sekundarti

Albertha Sekundarti

Country Director of People & Culture – The Ascott Limited

Rina Prasetyawaty

Rina Prasetyawaty

CPO – Jaddi+ Group

Gemini Aryanto

Gemini Aryanto

Group Chief People & Culture Officer – Kopi Kenangan

Danniel Lim

Danniel Lim

Former SrVP Head Regional Sales and Business Development – Maybank

Marcell Limantara

Marcell Limantara

Former Connection Planning Group Head – Mindshare

Christian Siagian

Christian Siagian

Head of Risk Management – PT Asuransi Jiwa BCA

Agustinus Nicholas L Tobing

Agustinus Nicholas L Tobing

Compliance & Security Assurance (CSA) Country Lead
Amazon Web Services (AWS)

Albertus Andre

Albertus Andre

VP | Head of Digital Marketing & Partnership – Prudential Indonesia (PT Prudential Life Assurance)

Effendi Ibnoe

Effendi Ibnoe

Former Director & Chief Human Energy Officer – PT Intraco Penta Tbk

Dina Sitopu

Dina Sitopu

People & Performance Director, Indonesia – The Kraft Heinz Company

Sulung Raspati

Sulung Raspati

Chief Human Capital Officer – Torindo Group

Izzan Hafizi

Izzan Hafizi

Senior Regional Director – GE Vernova

Dr. Ir. Aloysius Budi Santoso MM.

Dr. Ir. Aloysius Budi Santoso MM.

Chief Corporate Human Capital Development
Astra Group

 

Miftahuddin Amin

Miftahuddin Amin

EVP and Chief Administration Officer – ParagonCorp

Ripy Mangkoesoebroto

Ripy Mangkoesoebroto

Commissioner – PT Sampoerna Karya Bangsa

Yan Wibisono

Yan Wibisono

Associate Director of Human Resources & General Services – McDonald’s Indonesia

Karin Zulkarnaen

Karin Zulkarnaen

Chief Customer & Marketing Officer – Prudential Indonesia (PT Prudential Life Assurance)

Dudi Arisandi

Dudi Arisandi

Chief People Officer – Tiket.Com (PT. Global Tiket Network)

Antonius Saptorahardjo Noviadi

Antonius Saptorahardjo Noviadi

HR Director DSU Group of Companies

Sonny Sofjan

Sonny Sofjan

Founder of Vanaya & Co

Wisnu Nugroho

Wisnu Nugroho

VP Sustainability – Kompas Gramedia

Langkah 3: Informasi Perusahaan

*Note: Subject to availability mentor