Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai pengelolaan risiko operasional (Operational Risk Management/ORM) baik di sektor perbankan maupun non-bank (asuransi, fintech, BUMN, dan korporasi lainnya). Peserta akan mempelajari kerangka kerja ORM global (Basel III/IV, ISO 31000, OJK Regulation), praktik terbaik dalam risk identification, assessment, monitoring, dan mitigation, serta bagaimana mengintegrasikan ORM dengan governance, compliance, dan strategi bisnis.
Fokus utama adalah resiliensi operasional (operational resilience) di era digital—termasuk pengelolaan risiko teknologi, third-party, fraud, cyber, dan AI governance—agar organisasi mampu mencegah, merespon, dan pulih dari gangguan operasional yang kompleks.
WHY YOU SHOULD JOIN:
- Relevan & Urgent: Risiko operasional semakin kompleks di era digital, cloud, dan AI, sehingga butuh pendekatan baru.
- Kredibilitas Global & Lokal: Fasilitator adalah praktisi senior dengan pengalaman internasional di AWS, IIA, Monash, dan berbagai regulator.
- Praktis & Strategis: Materi menggabungkan kerangka regulasi global (Basel, ISO, COSO) dengan kasus nyata di industri Indonesia.
- Networking & Sharing: Kesempatan berdiskusi dengan peserta lintas industri, regulator, dan praktisi senior.
PROGRAM OUTCOME:
- Memahami prinsip dan terminologi utama dalam ISO 31000:2018.
- Menjelaskan elemen utama kerangka kerja manajemen risiko organisasi.
- Mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi risiko dalam konteks bisnis mereka.
- Mendesain pendekatan praktis penerapan manajemen risiko di unit kerja atau proyek.
